Saudi Tolak Iran Hadiri Pertemuan OKI soal Rencana Perdamaian Trump

Senin, 03 Februari 2020 - 08:05 WIB
Saudi Tolak Iran Hadiri...
Saudi Tolak Iran Hadiri Pertemuan OKI soal Rencana Perdamaian Trump
A A A
TEHERAN - Arab Saudi menolak visa delegasi Iran untuk pertemuan luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang akan diadakan di Jeddah. Pertemuan itu untuk membahas rencana perdamaian Israel-Palestina rancangan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kementerian Luar Negeri Iran mengungkap penolakan visa oleh Riyadh tersebut. Kota pelabuhan Jeddah, Arab Saudi, akan menjadi tuan rumah pertemuan OKI pada Senin (3/2/2020).

"Pemerintah Saudi...melanggar komitmen yang pasti sebagai pemerintah yang menjadi tuan rumah Organisasi internasional ini serta prinsip-prinsip sederhana yang ditetapkan dalam modus operandi organisasi tersebut, seperti perlunya memastikan partisipasi bebas dan tidak terbatas dari Negara-negara Anggota dalam semua kegiatan Organisasi, dan (Saudi) menolak delegasi Republik Islam Iran yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri visa Hossein Jaberi Ansari hingga jam-jam terakhir sebelum pertemuan," kata juru bicara kementerian tersebut, Seyyed Abbas Mousavi, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Sputniknews.

Dia menambahkan bahwa Iran akan mengirimkan nota protes ke sekretariat OKI dan mendistribusikan isinya di antara negara-negara anggota. Menurut diplomat itu, tindakan Riyadh sudah menghalangi pekerjaan organisasi.

Di bawah rencana perdamaian yang diungkapkan oleh Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa lalu, Israel akan mencaplok permukiman di Tepi Barat dan Lembah Jordan dan menjadikan Yerusalem sebagai "ibu kota yang tidak terbagi".

Negara Palestina yang didemiliterisasi, pada gilirannya, ditawari desa Abu Dis sebagai ibukotanya dan investasi USD50 miliar untuk memacu ekonomi Palestina. Hak kembalinya pengungsi Palestina ke tanah leluhur mereka tetap "di luar meja" atau tidak ada dalam rencana tersebut.

Kesepakatan itu diprediksi memicu reaksi baik dari Palestina dan dunia Muslim. Presiden Iran Hassan Rouhani menggambarkan bahwa rencana perdamaian yang diklaim AS sebagai "Kesepakatan Abad ini" sebagai "rencana paling tercela abad ini".

Pemerintah Arab Saudi belum berkomentar atas penolakan visa delegasi Iran untuk menghadiri pertemuan OKI. Kedua negara ini terus berseteru sejak putus hubungan diplomatik beberapa tahun lalu.
(mas)
Berita Terkait
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
5 Alasan Donald Trump...
5 Alasan Donald Trump Tak Akan Pernah Membela Palestina
3 Kebijakan Kontroversial...
3 Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Dianggap Anti-Palestina
Sedang Berseteru Hebat,...
Sedang Berseteru Hebat, Iran dan AS Gunakan Arab Saudi untuk Bertukar Pesan
Trump: Arab Saudi Akan...
Trump: Arab Saudi Akan Normalisasi Hubungan dengan Israel Tanpa Adanya Negara Palestina
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Dilema, Bela Qatar atau Israel
Berita Terkini
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
59 menit yang lalu
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
2 jam yang lalu
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
5 jam yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
7 jam yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
8 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
8 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved