Pengamat: Wabah Virus Corona Dapat Berlangsung Berbulan-bulan

Senin, 03 Februari 2020 - 05:00 WIB
Pengamat: Wabah Virus...
Pengamat: Wabah Virus Corona Dapat Berlangsung Berbulan-bulan
A A A
TORONTO - Sejumlah peneliti mengatakan, virus Corona jenis baru yang berasal dari China akan menjangkiti minimal puluhan ribu orang. Para peneliti juga memprediksi virus ini akan bertahan setidaknya beberapa bulan ke depan.

"Skenario kasus terbaik, Anda akan memiliki sesuatu, di mana kita melewati musim semi ke musim panas, dan kemudian mati," kata David Fisman, seorang profesor di Universitas Toronto yang menulis analisis virus untuk " International Society for Infectious Diseases".

Alessandro Vespignani, seorang profesor di Northeastern University, seperti dilansir Channel News Asia, juga mengutarakan pendapat yang sama. "Itu bukan sesuatu yang akan berakhir minggu depan atau bulan depan," ucapnya.

Ahli epidemiologi tidak memiliki bola kristal. Mereka hanya memiliki sedikit demi sedikit informasi tentang virus baru, yang muncul pada bulan Desember.

Mereka menggunakan model matematika untuk memperkirakan jumlah kasus aktual, pada tanggal saat ini dan membandingkannya dengan wabah di masa lalu. Tetapi, banyak hipotesis mereka yang tetap tidak pasti.

Otoritas kesehatan Amerika Serikat (AS) pada akhir Januari mengaku belum melihat bukti bahwa pasien tanpa gejala dapat menulari orang lain. Tetapi jika mereka bisa, ini pasti akan mengubah dinamika wabah.

Pemerintah China, seperti diketahui, pada hari Selasa (28/1/2020) mendesak warganya untuk menunda perjalanan ke luar negeri karena negara itu memperluas upaya besar-besaran untuk mencegah penyebaran virus dengan nama resmi 2019-nCoV.

Desakan tak melakukan perjalanan ke luar negeri dikeluarkan Administrasi Imigrasi Nasional China dalam sebuah pernyataan. "Rekomendasi untuk menunda perjalanan yang tidak penting dikeluarkan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan orang-orang China dan asing," bunyi pernyataan tersebut.

"Mengurangi gerakan lintas batas masyarakat membantu mencegah dan mengendalikan wabah," lanjut pernyataan administrasi.
(esn)
Berita Terkait
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Es Krim Buatan China...
Es Krim Buatan China Mengandung Virus Corona
Lagi, AS Tuding China...
Lagi, AS Tuding China Ciptakan Virus Corona
Misteri Virus Corona,...
Misteri Virus Corona, Diriset China Didanai AS
Menyoal Keterbukaan...
Menyoal Keterbukaan China
Gara-Gara Pandemi Virus...
Gara-Gara Pandemi Virus Corona, Mereka Saling Berselisih
Berita Terkini
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
19 menit yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
2 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
3 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
4 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
5 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved