Giliran Australia Larang Masuk Seluruh Pelancong China

Sabtu, 01 Februari 2020 - 16:29 WIB
Giliran Australia Larang...
Giliran Australia Larang Masuk Seluruh Pelancong China
A A A
CANBERRA - Setelah Singapura dan Amerika Serikat (AS), kini giliran Australia melarang masuk seluruh pelancong asal China. Langkah ini untuk menghentikan penyebaran virus Corona baru, 2019-nCoV , yang mewabah di negara Tirai Bambu.

Larangan masuk juga berlaku bagi turis atau pengunjung asing yang telah bepergian ke daratan China dalam 14 hari terakhir.

Kebijakan Canberra ini diumumkan Perdana Menteri Scott Morrison pada Sabtu (1/2/2020) sore, datang ketika jumlah orang Australia yang dikonfirmasi telah terjangkit virus Corona baru bertambah menjadi 12 orang dengan tiga kasus baru ditemukan di Victoria dan Australia Selatan.

Menteri Utama Queensland Annastacia Palaszczuk menyerukan agar semua penerbangan dari China ke Australia dilarang. Maskapai Qantas sendiri sudah memutuskan untuk menunda layanan ke daratan China.

Pada konferensi pers sore ini, PM Morrison mengatakan semua pelancong asing yang telah meninggalkan atau melewati daratan China 14 hari sebelum tiba di Australia sekarang akan ditolak masuk ke negara itu. (Baca: Singapura Melarang Masuk Seluruh Pelancong China )

Larangan ini akan berdampak pada banyak turis dan pelajar China yang secara teratur mengunjungi Australia.

Menurut Morrison, warga negara Australia, penduduk tetap dan keluarga dekat mereka akan dikecualikan dari tindakan ketat.

"Akan ada pengaturan penyaringan dan penerimaan lanjutan di bandara-bandara utama dan semua warga Australia yang tiba dari China akan diberitahu untuk 'mengisolasi diri' selama 14 hari untuk memastikan mereka tidak terpengaruh. Langkah-langkah akan ditinjau dalam dua minggu," katanya, seperti dikutip news.com.au. (Baca juga: Wabah Virus Corona: AS Juga Melarang Masuk Pelancong China )

Wisatawan asal Hong Kong, yang berbatasan dengan daratan China, tidak termasuk dalam larangan tersebut. "Warga Australia masih dapat melakukan perjalanan ke Hong Kong, tetapi mereka harus berhati-hati," bunyi saran perjalanan dari pemerintah seperti dikutip dari situs web Smart Traveler.

Saat ini, warga Australia diberitahu untuk tidak melakukan perjalanan ke daratan China sama sekali. Pemerintah akan menyediakan 500.000 masker untuk staf bandara serta pelabuhan dan untuk penumpang yang tiba. Pemerintah juga menyediakan termometer genggam di pelabuhan yang terkena dampak.

“Prioritas pertama kami adalah kesehatan, kesejahteraan dan kesejahteraan warga Australia; itu yang lebih dulu," kata Morrison. "Tanggung jawab pertama kami adalah kepentingan nasional Australia dan warga Australia," katanya lagi.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Misteri Virus Corona,...
Misteri Virus Corona, Diriset China Didanai AS
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
34 menit yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
4 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
5 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
6 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
7 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved