Virus Corona Sudah Membunuh 80 Orang, China Perpanjang Libur Publik

Senin, 27 Januari 2020 - 09:22 WIB
Virus Corona Sudah Membunuh...
Virus Corona Sudah Membunuh 80 Orang, China Perpanjang Libur Publik
A A A
BEIJING - Pemerintah China telah memerintahkan perpanjangan hari libur publik dalam upaya mengatasi epidemi virus Corona jenis baru, 2019-nCoV , yang hingga saat ini telah menewaskan 80 orang. Angka resmi pemerintah menyebut lebih dari 2.300 orang telah terifeksi.

Kantor berita negara, Xinhua, pada hari Senin (27/1/2020) melaporkan sebuah kelompok kerja yang diketuai oleh Perdana Menteri Li Keqiang untuk mengatasi wabah itu memutuskan pada hari Minggu untuk mengurangi arus populasi dengan memperpanjang liburan Festival Musim Semi yang dijadwalkan berakhir pada 30 Januari.

Kelompok ini juga memerintahkan perubahan pada tanggal mulai sekolah dan orang masuk kerja. Sebagai gantinya, para pekerja diminta bekerja di rumah secara online. (Baca: UPDATE-Virus Corona China: 80 Orang Tewas, 2.700 Terinfeksi )

"Pertemuan itu menekankan bahwa negara ini pada saat yang sangat penting dalam pencegahan dan pengendalian wabah Coronavirus baru, mendesak komite Partai (Komunis) dan pemerintah di semua tingkatan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih menentukan, kuat dan tertib, ilmiah serta terencana untuk efektif mengekang penyebaran," tulis Xinhua.

Dalam upaya untuk memperlambat penyebaran virus pernafasan ini, pemerintah sebelumnya telah mengunci atau menutup Hubei, sebuah provinsi tempat kota Wuhan berada. Wuhan adalah tempat di mana virus 2019-nCoV pertama kali muncul dan mewabah dengan cepat.

Virus yang sebelumnya tidak diketahui ini telah menyebabkan keprihatinan global karena kemiripannya dengan patogen Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) yang menewaskan ratusan orang di seluruh daratan China dan Hong Kong pada 2002-2003. (Baca juga: Bak Zombie, Para Korban Virus Wuhan di China Ambruk di Jalan-jalan )

Penyakit yang juag dijuluki sebagai virus Wuhan ini telah menyebar ke seluruh China dan di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Prancis, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan Thailand. Di Israel juga muncul temuan dua kasus, di mana dua pasien dirawat dengan gejala mirip Coronavirus .

Beberapa negara membuat skema untuk mengevakuasi warganya dari Wuhan, kota berpenduduk 11 juta yang kini seperti kota mati.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Di Sidang PBB, Presiden...
Di Sidang PBB, Presiden China Ungkap Munculnya Virus Corona Akibat Kutukan
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Berita Terkini
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
18 menit yang lalu
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
51 menit yang lalu
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
1 jam yang lalu
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
1 jam yang lalu
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
2 jam yang lalu
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Virus Baru...
Waspada! Virus Baru Langya Kembali Ditemukan di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved