Israel Resmi Izinkan Warganya Bepergian ke Arab Saudi

Senin, 27 Januari 2020 - 08:55 WIB
Israel Resmi Izinkan...
Israel Resmi Izinkan Warganya Bepergian ke Arab Saudi
A A A
YERUSALEM - Pemerintah Israel secara resmi mengizinkan para warganya melakukan perjalanan ke Arab Saudi, baik untuk tujuan haji dan umrah maupun untuk bisnis. Langkah pemerintah negara Yahudi ini dinilai media setempat sebagai tanda baru pemanasan bagi kedua negara untuk menjalin hubungan.

Pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan kebijakan baru itu pada hari Minggu, sebagaimana dikutip Times of Israel, Senin (27/1/2020). Menteri Dalam Negeri Aryeh Deri menandatangani perintah yang mengizinkan warga Israel untuk pergi ke Kerajaan Arab Saudi guna berpartisipasi dalam pertemuan bisnis atau untuk mencari investasi asalkan mereka mendapat undangan dari badan resmi dan telah mengurus dokumen yang diperlukan untuk memasuki negara itu.

Kebijakan itu juga secara resmi memungkinkan warga Muslim Israel untuk melakukan perjalanan ke kota Makkah guna melakukan ibadah haji atau pun umrah. Selam ini warga Muslim Israel biasanya melakukan perjalanan haji menggunakan surat-surat sementara Yordania.

Pernyataan kementerian itu mengatakan bahwa warga Israel akan diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Arab Saudi hingga sembilan hari, tetapi seorang pejabat kemudian mengklarifikasi bahwa izin tersebut akan berlaku selama 90 hari.

Sebelumnya, hukum Israel melarang warga melakukan perjalanan bagi warganya ke banyak negara Arab, termasuk Arab Saudi, tanpa izin tegas dari menteri dalam negeri. Selama larangan itu, para pengusaha negara Yahudi nekat melakukan perjalanan secara diam-diam.

Arab Saudi sendiri belum membuat pengumuman yang mencabut larangan warga negara Israel untuk berkunjung. Para pejabat Israel sudah sering blakblakan bahwa kedua negara menjalin hubungan klandestin dalam beberapa tahun terakhir, terutama yang befokus pada masalah keamanan terkait permusuhannya dengan Iran.

Pada bulan Juli, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjamu seorang blogger Arab Saudi, Mohammed Saud, di kantornya di Yerusalem, sehari setelah lelaki itu diserang oleh warga Palestina yang marah karena pandangannya yang pro-Israel. Saud, yang dikenal sebagai pendukung keras Netanyahu, diundang ke Israel oleh Kementerian Luar Negeri sebagai bagian dari delegasi blogger dan jurnalis dari berbagai negara Arab.

Pada bulan September, Arab Saudi dengan keras menyerang pengumuman Netanyahu bahwa ia akan mencaplok Lembah Jordan dan bagian-bagian lain Tepi Barat. Saudi kemudian mengadakan pertemuan darurat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mengutuk langkah yang direncanakan Netanyahu.
(mas)
Berita Terkait
Via Media, Arab Saudi...
Via Media, Arab Saudi Luncurkan Serangan Ganas terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu
Negara-negara Arab Kecam...
Negara-negara Arab Kecam Netanyahu yang Serukan Negara Palestina Didirikan di Arab Saudi
Liga Arab: Seruan Netanyahu...
Liga Arab: Seruan Netanyahu soal Negara Palestina Didirikan di Arab Saudi Adalah Ilusi!
Kabinet Arab Saudi:...
Kabinet Arab Saudi: Perjuangan Palestina Masalah Fundamental Arab!
Arab Saudi Tuntut Keadilan...
Arab Saudi Tuntut Keadilan Bagi Palestina
Arab Saudi Ngambek Israel...
Arab Saudi 'Ngambek' Israel Bocorkan Pertemuan Rahasia Netanyahu-MBS
Berita Terkini
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
19 menit yang lalu
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
51 menit yang lalu
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
1 jam yang lalu
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
1 jam yang lalu
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
2 jam yang lalu
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
2 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved