Presiden Sementara Bolivia Anez Ramaikan Bursa Capres Pemilu Mei

Sabtu, 25 Januari 2020 - 19:01 WIB
Presiden Sementara Bolivia...
Presiden Sementara Bolivia Anez Ramaikan Bursa Capres Pemilu Mei
A A A
LA PAZ - Presiden sementara Bolivia Jeanine Anez menyatakan dia akan menjadi kandidat presiden dalam pemilu mendatang. Mantan Senator itu mengumumkan pencalonannya dalam acara di La Paz meski sebelumnya dia menyatakan tidak akan maju sebagai calon presiden (capres).

Anez beralasan dia ingin membantu menyatukan rakyat yang terpecah belah setelah pemilu Oktober memicu kerusuhan dan memaksa mantan Presiden Evo Morales mengundurkan diri.

"Suara yang tersebar dan para kandidat yang gagal menyatukan rakyat Bolivia membuat saya mengambil keputusan ini," papar Anez saat pertemuan Partai Demokrat Sosial yang mengusungnya.

Dia menambahkan, "Kami menghormati keputusan mereka yang belum bergabung, saya mengulurkan tangan pada mereka dan menjamin mereka, pintu tetap terbuka untuk bergabung barian yang luas dan beragam ini untuk bekerja bagi semua."

Anez memegang posisi presiden sementara pada November dengan menggunakan pasal konstitusi yang menyatakan dia berada di garis selanjutnya untuk memimpin sebagai presiden sementara setelah Morales, Wakil Presiden Alvaro Garcia Linera dan anggota parlemen dari Partai Sosialis mengundurkan diri.

Pemerintahan sementara yang dipimpin Anez mengambil berbagai kebijakan yang berbeda dengan Morales sehingga memicu sejumlah kritik. Anez juga memutus hubungan dengan aliansi tradisional seperti Kuba dan Venezuela serta beralih menjalin aliansi dengan Amerika Serikat (AS).

Anez, 52, merupakan presenter televisi dan pengacara sebelum terjun ke politik. Dia menjadi pengkritik utama Morales. Kini Morales mengkritik pemerintahan Anez yang dianggap terlalu berlebihan menggunakan kekuatan militer dan merusak hak warga pribumi.

Anez menjelaskan dia fokus menyatukan kubu oposisi untuk melawan Morales yang masih mengarahkan kebijakan partainya dari luar negeri. Morales kini berada di pengasingan luar negeri untuk menghindari proses pengadilan terhadapnya.
(sfn)
Berita Terkait
Presiden Bolivia Tuduh...
Presiden Bolivia Tuduh Elon Musk Terlibat Kudeta Bolivia
Hari Perempuan Bolivia...
Hari Perempuan Bolivia Dirayakan dengan Pagelaran Busana Napi Penjara Obrajes
Setahun di Pengasingan,...
Setahun di Pengasingan, Evo Morales Kembali ke Bolivia
Incar Cadangan Lithium,...
Incar Cadangan Lithium, Inggris Dilaporkan Dukung Kudeta Bolivia
Brasil Pesta Gol ke...
Brasil Pesta Gol ke Gawang Bolivia
Jet Tempur Bolivia Jatuh...
Jet Tempur Bolivia Jatuh Timpa Rumah Penduduk, Satu Tewas
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
23 menit yang lalu
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
1 jam yang lalu
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
9 jam yang lalu
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
10 jam yang lalu
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
11 jam yang lalu
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
12 jam yang lalu
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved