Bersolidaritas dengan Yaman, Penyiar Cantik Dilarang Tampil di TV Saudi

loading...
Bersolidaritas dengan Yaman, Penyiar Cantik Dilarang Tampil di TV Saudi
Bersolidaritas dengan Yaman, Penyiar Cantik Dilarang Tampil di TV Saudi
RIYADH - Penyiar olahraga asal Palestina, Razan Malash, dilarang tampil di stasiun televisi (TV) Arab Saudi karena bersolidaritas dengan Yaman. Penyiar cantik ini dilarang tampil di stasiun televisi KSA Sports setelah mengkritik Riyadh yang beraninya hanya mengebom Yaman, bukan Israel.

Menurut laporan Shehab News Agency, Senin (13/1/2020), direktur saluran olahraga Saudi, Ghanim Al-Qahtani, telah melarang Razan Malash tampil di saluran olahraga Arab Saudi tersebut. Tweet penyiar asal Palestina itu dianggap terlalu kasar terhadap Kerajaan Saudi.

Malash, yang selama ini menjadi koresponden olahraga KSA Sports di Spanyol, menuliskan tweet: "Para pejuang Saudi hanya menyerang Yaman, bukan Israel."

Al-Qahtani mengonfirmasi bahwa dia tidak bekerja secara langsung dengan saluran olahraganya, tetapi melalui perusahaan yang dikontrak oleh mereka.





Para warga Arab Saudi pengguna media sosial juga menunjukkan tweet lama Razan Malash, di mana dia menuduh Arab Saudi bertanggung jawab atas keberadaan Daesh atau ISIS.

Malash bukanlah kasus pertama. Pada tahun 2018, saluran MBC Saudi memecat penyiar Ola Al-Fares, setelah ia mengkritik pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Trump tidak memilih waktu bukan kepalang...Malam ini, kami mengutuk dan besok kami menyambutnya," bunyi tweet tersebut. Tweet ini memicu kontroversi di media sosial, karena para warga Saudi mengklaim bahwa dia telah merendahkan kerajaan.
(mas)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top