Bersolidaritas dengan Yaman, Penyiar Cantik Dilarang Tampil di TV Saudi

Senin, 13 Januari 2020 - 15:06 WIB
Bersolidaritas dengan...
Bersolidaritas dengan Yaman, Penyiar Cantik Dilarang Tampil di TV Saudi
A A A
RIYADH - Penyiar olahraga asal Palestina, Razan Malash, dilarang tampil di stasiun televisi (TV) Arab Saudi karena bersolidaritas dengan Yaman. Penyiar cantik ini dilarang tampil di stasiun televisi KSA Sports setelah mengkritik Riyadh yang beraninya hanya mengebom Yaman, bukan Israel.

Menurut laporan Shehab News Agency, Senin (13/1/2020), direktur saluran olahraga Saudi, Ghanim Al-Qahtani, telah melarang Razan Malash tampil di saluran olahraga Arab Saudi tersebut. Tweet penyiar asal Palestina itu dianggap terlalu kasar terhadap Kerajaan Saudi.

Malash, yang selama ini menjadi koresponden olahraga KSA Sports di Spanyol, menuliskan tweet: "Para pejuang Saudi hanya menyerang Yaman, bukan Israel."

Al-Qahtani mengonfirmasi bahwa dia tidak bekerja secara langsung dengan saluran olahraganya, tetapi melalui perusahaan yang dikontrak oleh mereka.

Para warga Arab Saudi pengguna media sosial juga menunjukkan tweet lama Razan Malash, di mana dia menuduh Arab Saudi bertanggung jawab atas keberadaan Daesh atau ISIS.

Malash bukanlah kasus pertama. Pada tahun 2018, saluran MBC Saudi memecat penyiar Ola Al-Fares, setelah ia mengkritik pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Trump tidak memilih waktu bukan kepalang...Malam ini, kami mengutuk dan besok kami menyambutnya," bunyi tweet tersebut. Tweet ini memicu kontroversi di media sosial, karena para warga Saudi mengklaim bahwa dia telah merendahkan kerajaan.
(mas)
Berita Terkait
Arab Saudi Klaim Tak...
Arab Saudi Klaim Tak Bantu Israel Bombardir Yaman
Rudal Houthi Tembus...
Rudal Houthi Tembus Arab Saudi dan Serang Israel Tengah
5 Aksi Kontroversial...
5 Aksi Kontroversial Houthi Yaman, Termasuk Bidik Makkah dengan Rudal
Penjelasan Hubungan...
Penjelasan Hubungan Rumit Arab Saudi, Israel, dan Yaman, Musuh Bisa Jadi Teman Tergantung Kepentingan
5 Alasan Kelaparan di...
5 Alasan Kelaparan di Gaza yang Disebabkan Israel Jadi Aib Memalukan bagi Pemimpin Arab dan Muslim
Houthi Merudal Kapal...
Houthi Merudal Kapal MSC SKY Israel di Laut Arab
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
55 menit yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
1 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
2 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
3 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
4 jam yang lalu
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved