Parlemen Turki Setujui Pengiriman Pasukan ke Libya, Saudi Kesal

Minggu, 05 Januari 2020 - 15:36 WIB
Parlemen Turki Setujui...
Parlemen Turki Setujui Pengiriman Pasukan ke Libya, Saudi Kesal
A A A
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi menolak dan mengecam keputusan Parlemen Turki untuk menyetujui pengerahan pasukan ke Libya. Tengah pekan ini, Parlemen Turki menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) untuk mengerahkan pasukan ke Libya dalam mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Saudi, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (5/1/2020), mengatakan keputusan tersebut adalah pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB.

"Kami mengutuk persetujuan Parlemen Turki untuk mengirim pasukan militer ke Libya, menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap resolusi DK PBB yang dikeluarkan mengenai Libya dan merusak upaya internasional untuk menyelesaikan krisis Libya," bunyi pernyataan itu.

"Kami menegaskan bahwa eskalasi Turki ini merupakan ancaman terhadap keamanan dan stabilitas di Libya dan ancaman terhadap keamanan Arab dan regional karena campur tangan dalam urusan internal negara Arab dalam pelanggaran mencolok prinsip-prinsip dan norma-norma internasional," sambungnya.

Ketua Parlemen Turki, Mustafa Sentop mengatakan bahwa undang-undang disahkan dengan suara 325-184. Partai AK pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan sekutunya, yang saat ini memegang mayoritas parlemen, menyetujui RUU ini. Sementara semua partai oposisi penting dalam majelis memilih menentang RUU tersebut.

Ankara sendiri sejatinya belum mengungkapkan rincian tentang kemungkinan penyebaran personel militer Turki di Libya. Gerakan memungkinkan pemerintah untuk memutuskan ruang lingkup, jumlah, dan waktu misi apa pun.
(esn)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
41 menit yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
1 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
1 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
2 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
3 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved