Trump Mentweet Bendera AS setelah Jenderal Soleimani Dihabisi

Jum'at, 03 Januari 2020 - 11:59 WIB
Trump Mentweet Bendera...
Trump Mentweet Bendera AS setelah Jenderal Soleimani Dihabisi
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump men-tweet bendera Amerika Serikat (AS) tak lama setelah Pentagom mengonfirmasi serangan udara Amerika menewaskan komandan Pasukan Quds IRGC Iran, Jenderal Qassem Soleimani . Jenderal top Teheran itu tewas bersama enam orang lainnya dalam serangan udara Amerika di Bandara Internasional Baghdad, Irak, Jumat (3/1/2020).

Tweet Trump merupakan reaksi kebanggaan atas operasi militer Amerika. Tak ada caption atau keterangan tertulis apa pun dalam tweet Trump.

Komandan milisi syiah Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, berada di antara orang-orang yang tewas bersama Soleimani. (Baca: Jenderal Soleimani Iran Tewas Diserang AS di Bandara Baghdad )

"Akhir dari Qasem Soleimani disambut dan keadilan yang telah lama ditunggu untuk ribuan orang Amerika yang terbunuh atau terluka oleh pasukannya yang dikendalikan Iran di Timur Tengah, dan untuk ratusan ribu warga Suriah dan Sunni Irak yang secara etnik dibersihkan oleh milisinya," tulis Senator AS untuk Texas, Ted Cruz, di Twitter.

"Ini juga merupakan keadilan yang sudah lama ditunggu-tunggu bagi sekutu Israel kami yang telah menderita puluhan tahun oleh terorisme di tangan para teroris Hizbullah yang dipimpin oleh Pasukan Quds IRGC-nya," lanjut Cruz.

Mantan Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, menyambut baik kematian Jenderal Soleimani. "Qassem Soleimani adalah seorang teroris berat dengan darah Amerika di tangannya," kata Haley, seperti dikutip dari akun Twitter-nya, @NikkiHaley.

"Kematiannya harus disambut oleh semua yang mencari perdamaian dan keadilan. Bangga dengan Presiden Trump karena melakukan hal yang kuat dan benar," lanjut dia. (Baca juga: Jenderal Soleimani Dihabisi AS atas Perintah Trump )

Senator AS untuk Florida, Marco Rubio, mengklaim bahwa orang-orang mendelegitimasi serangan AS di Baghdad karena mereka dibutakan oleh kebencian terhadap Trump. Menurutnya, kebencian itu merupakan "kekacauan total".

"Soleimani bertanggung jawab langsung atas rencana sebelumnya dan masa depan untuk membunuh diplomat AS dan anggota layanan Amerika di Irak dan di seluruh wilayah," ujar Rubio.

"Tetapi beberapa orang begitu dibutakan oleh kebencian terhadap Trump sehingga mereka berpendapat bahwa dia telah melakukan sesuatu yang menyeramkan. Ini gila. Kekacauan total," paparnya.

Senator AS untuk South Carolina, Lindsey Graham, mengatakan serangan itu merupakan "pukulan besar" untuk rezim Iran yang memiliki darah Amerika di tangannya.

"Wow, tebusan membunuh dan melukai orang Amerika baru saja naik secara drastis. Pukulan besar terhadap rezim Iran yang memiliki darah Amerika di tangannya. Soleimani adalah salah satu anggota rezim Ayatollah yang paling kejam dan ganas. Dia memiliki darah Amerika di tangannya," katanya di Twitter.

"Jika Iran terus menyerang Amerika dan sekutu kami, mereka harus membayar harga terberat, yang meliputi penghancuran kilang minyak mereka," imbuh dia.

Beberapa reaksi berbeda disampaikan politikus Partai Demokrat yang juga bakal calon presiden Elizabeth Warren."Meskipun Soleimani adalah seorang pembunuh, tindakan sembrono ini meningkatkan situasi dengan Iran dan meningkatkan kemungkinan lebih banyak kematian dan Timur Tengah (dalam) konflik baru," katanya.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif melalui Twitter mengecam keras serangan AS yang menewskan Jenderal Soleimani."Serangan ini sangat berbahaya," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Disurati Trump dengan...
Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei
Dalih Iran usai 11 Kapalnya...
Dalih Iran usai 11 Kapalnya Kepung Beberapa Kapal Perang AS
Trump Klaim Iran Ingin...
Trump Klaim Iran Ingin Menjadikannya Pemimpin Tertinggi Penerus Ayatollah Khamenei
11 Kapal Iran Kepung...
11 Kapal Iran Kepung Beberapa Kapal Perang AS dalam Jarak 9 Meter
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Kedubes Iran di Jakarta...
Kedubes Iran di Jakarta Dipenuhi Karangan Bunga Usai Kematian Ali Khamenei
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
12 menit yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
1 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
1 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
2 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
4 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved