Anggaran Belanja Pertahanan AS Terboros di Dunia pada 2019

Senin, 30 Desember 2019 - 06:01 WIB
Anggaran Belanja Pertahanan...
Anggaran Belanja Pertahanan AS Terboros di Dunia pada 2019
A A A
WASHINGTON - Meski tidak ada yang menginginkan perang, setiap negara di dunia tetap berlomba-lomba untuk memperkuat pertahanan mereka. Jutaan hingga miliaran dolar Amerika Serikat (AS) dihabiskan negara-negara di dunia untuk memperkuat pertahanan mereka.

Berdasarkan data globalfirepower, AS menjadi negara paling boros dalam urusan belanja pertahanan pada tahun 2019. Washington menghabiskan setidaknya USD 716 miliar dalam belanja pertahanan mereka pada tahun ini.

Di posisi kedua adalah China, dengan total belanja USD 224 miliar dan kemudian disusul Arab Saudi dengan USD 70 miliar. Indonesia berada di posisi ke 31 dengan total belanja USD 6,9 miliar, di bawah Singapura dengan total belanja pertahanan hampir 10 miliar dolar pada tahun ini.

Namun, menurut globalfirepower, angka ini hanyalah perkiraaan semata. Alasannya, setiap negara tidak terlalu terbuka mengenai peralatan militer atau senjata apa yang mereka beli atau kembangkan sepanjang tahun.

Sementara itu, mengenai kemampuan darat, yang ditandai dengan seberapa banyak tank yang dimiliki sebuah negara, Rusia menempati puncak teratas. Moskow memiliki hampir 22 ribu tank, disusul China dengan 13 ribu tank dan AS dengan 6.200 tank. Korea Utara (Korut) secara mengejutkan berada di posisi keempat, dengan 6.000 tank.

Dalam hal kemampuan pertahanan peraiaran, Korut menjadi pemuncak. Pyongyang memiliki hampir 1.000 kapal perang dalam berbagai ukuran, disusul China dengan 714 kapal perang dan AS dengan 415 kapal.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia bercokol di urutan ke-10 dengan 221 kapal perang dalam berbagai ukuran. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan bahari paling besar di Asia Tenggara dan ketiga terbesar di Asia, di bawah China dan India.

Soal kekuatan udara, yang ditandai dengan kepemilikan jet tempur, AS menjadi pemuncak. AS memiliki hampir 14 ribu jet tempur, unggul jauh dari Rusia yang berada di posisi kedua yang memiliki empat ribu jet tempur.

Terkait soal jumlah personel militer aktif, dua negara dengan jumlah populasi terbesar di dunia, yakni China dan India masing-masing menempati posisi pertama dan kedua. China memiliki sekitar dua juta personel aktif, sementara India memiliki 1,3 juta personel. Di posisi ketiga dan keempat di isi oleh AS dan Korut, yang masing-masing memiliki sekitar 1,2 juta personel militer.

Indonesia, sebagai negara lima besar dalam hal populasi dunia, menempati posisi ke-12 dengan 400 ribu personel. Jumlah ini dibawah Vietnam dan Myanmar, di mana Hanoi memiliki 480 ribu personel dan Yangon memiliki 406 ribu personel militer aktif.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
17 menit yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
1 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
2 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
4 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved