Pasangan Ini Gunakan Meriam Kentang untuk Selundupkan Narkoba ke Penjara

Minggu, 29 Desember 2019 - 03:01 WIB
Pasangan Ini Gunakan...
Pasangan Ini Gunakan Meriam Kentang untuk Selundupkan Narkoba ke Penjara
A A A
ONTARIO - Polisi di wilayah Saskatchewan meyakini, dua orang yang ditangkap di luar Pusat Pemasyarakatan Provinsi Saskatoon telah menggunakan meriam kentang untuk melontarkan paket-paket ganja dan metafetamin ke dalam fasilitas itu. Saskatchewan adalah sebuah wilayah di dekat perbatasan Kanada dan Amerika Serikat (AS).

Menurut laporan CTV News, seperti dilansir NesWeek, seorang pria berusia 18 tahun dan seorang wanita berusia 29 tahun, keduanya warga Saskatoon, ditangkap oleh polisi di Millar Avenue, dekat pinggiran penjara.

"Saat ditangkap, keduanya membawa tujuh gram kristal meth, 28 gram ganja, dan sejumlah kecil penghancur ganja, zat keras, tembus cahaya yang terbuat dari minyak esensial tanaman," bunyi laporan CTV News.

Ketika didekati oleh polisi, para tersangka melompat ke dalam mobil mereka dan melarikan diri dari tempat kejadian. Mereka akhirnya ditangkap setelah mobil mereka dihadang oleh barikade mobil polisi.

Saat kendaraan mereka digeledah, ditemukan tidak hanya obat-obatan, tetapi juga meriam kentang, perangkat yang menggunakan tekanan pneumatik atau ledakan berbasis gas untuk meluncurkan objek. Alat tersebut tidak mahal untuk dibuat dan dioperasikan, tetapi dapat menyebabkan banyak cedera.

Sang pria menghadapi dua tuntutan, yakni perdagangan meth kristal dan mendistribusikan ganja ke sebuah institusi. Sementara sang wanita, yang bertugas mengendarai mobil, juga didakwa atas tuduhan berkonspirasi dalam melakukan tindak kejahatan, mengemudi secara berbahaya, dan menghindari polisi.

Meriam kentang telah populer digunakan untuk mengirim barang selundupan ke penjara selama lebih dari satu dekade. Alat tersebut mampu melepaskan proyektil sejauh beberapa puluh meter tanpa merusak muatan mereka.

Pada 2008, polisi di Wisconsin menyita meriam kentang yang diduga digunakan untuk melontarkan narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan McCormick di Portage. Pemilik meriam itu dilaporkan tidak pernah ditemukan.

Sebelumnya pada tahun 2019, Departemen Pemasyarakatan Carolina Selatan menghabiskan lebih dari USD 8,5 juta untuk memasang jaring di sekeliling dinding di beberapa fasilitas keamanan tinggi mereka untuk mencegah penyelundupan. Segera setelah itu, laporan meriam kentang yang digunakan untuk menghindari hambatan baru, mulai beredar dari kepolisian setempat.
(esn)
Berita Terkait
Pembunuhan Warga India...
Pembunuhan Warga India di Kanada Memicu Hubungan India-Kanada Memburuk
Kebakaran Hutan Kanada...
Kebakaran Hutan Kanada Meluas, Rumah dan Mobil Hangus Terbakar
Bawa Senapan M-14, Seorang...
Bawa Senapan M-14, Seorang Pria Serang Rumah PM Kanada
Tersandung Skandal dan...
Tersandung Skandal dan Berselisih dengan Trudeau, Menkeu Kanada Resign
Dubes Indonesia dan...
Dubes Indonesia dan Kanada Siap Majukan Kerja Sama Bilateral
Hasil Copa America 2024:...
Hasil Copa America 2024: Perkasa, Argentina Kalahkan Kanada 2-0
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
7 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
9 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
9 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
10 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
11 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
12 jam yang lalu
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved