China: AS Penyabot Ketertiban Internasional

Jum'at, 27 Desember 2019 - 02:36 WIB
China: AS Penyabot Ketertiban...
China: AS Penyabot Ketertiban Internasional
A A A
BEIJING - Rekam jejak Washington mengeksposnya sebagai kekuatan destruktif di panggung internasional. Hal itu dikatakan Kementerian Pertahanan China setelah Amerika Serikat (AS) mensahkan undang-undang yang membahas masalah-masalah China seperti demonstrasi di Hong Kong dan Huawei.

Juru bicara Kementerian Pertahanan China, Wu Qian mengatakan, Undang-undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) AS tahun 2020 melanggar kebijakan 'Satu China' dan merupakan upaya terbuka untuk ikut campur dalam urusan dalam negeri China.

"Amerika Serikat mengejar unilateralisme dan proteksionisme," kata Wu seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (27/12/2019).

Ia kemudian menyinggung bagaiman AS di bawah Presiden Donald Trump telah meninggalkan perjanjian iklim Paris yang penting dan perjanjian 2015 tentang program nuklir Iran, serta meninggalkan UNESCO.

"Perilaku ini menjelaskan kepada komunitas internasional bahwa Amerika Serikat adalah penyabot dari tatanan internasional saat ini," cetusnya.

Wu kemudian mendesak Washington untuk menghentikan mentalitas Perang Dingin dan logika hegemoniknya, serta berhenti mencampuri urusan China.

NDAA yang baru-baru ini disahkan oleh AS, antara lain, menegaskan kembali pembatasan pada raksasa telekomunikasi China Huawei, menyerukan untuk memperkuat hubungan pertahanan dengan Taiwan dan memungkinkan AS untuk "memaksakan konsekuensi" pada Beijing atas penanganan protes anti-pemerintah di Hong Kong, sebuah wilayah China yang memerintah sendiri. Washington sebelumnya telah mengadopsi undang-undang terpisah yang memungkinkannya untuk memberi sanksi kepada pejabat Hong Kong dan China karena melanggar hak-hak para demonstran.

China, pada bagiannya, telah menuduh AS menghasut kerusuhan di Hong Kong dan mendukung kerusuhan di kota yang menjadi pusat keuangan itu.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
40 menit yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
55 menit yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
1 jam yang lalu
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
2 jam yang lalu
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
3 jam yang lalu
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved