Parlemen Irak Setujui UU Pemilu Baru Sesuai Tuntutan Demonstran

Selasa, 24 Desember 2019 - 23:35 WIB
Parlemen Irak Setujui...
Parlemen Irak Setujui UU Pemilu Baru Sesuai Tuntutan Demonstran
A A A
BAGHDAD - Parlemen Irak menyetujui Undang-undang (UU) pemilu baru yang menjadi tuntutan demonstran agar pemilu lebih adil. Meski demikian, kebuntuan politik masih terjadi untuk memilih perdana menteri (PM) sementara.

Unjuk rasa masih melumpuhkan Irak sejak 1 Oktober. Demonstran yang sebagian besar adalah pemuda itu menuntut perombakan sistem politik yang dianggap rawan korupsi dan membuat sebagian besar warga Irak tetap miskin. Lebih dari 450 orang tewas selama unjuk rasa itu.

"Atas nama Irak dan atas nama rakyat Irak, atas nama para martir, atas nama semua yang telah berkorban, atas nama mereka yang mengungsi, UU telah disetujui," papar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Irak Mohammed al-Halbousi setelah voting dilakukan.

UU pemilu baru yang disahkan parlemen itu akan memungkinkan anggota parlemen dipilih langsung, dan bukannya memilih dari daftar yang disediakan partai. Setiap anggota parlemen juga akan mewakili distrik pemilihan tertentu dan bukannya sekelompok anggota dewan yang mewakili seluruh provinsi.

Demonstran menuntut tidak hanya UU pemilu baru, tapi juga penggantian seluruh elit politik yang ada sekarang. Demonstran juga menginginkan perdana menteri independen yang tak memiliki kaitan dengan partai politik.

PM Adel Abdul Mahdi mundur bulan lalu setelah mendapat tekanan dari pengunjuk rasa. Namun dia tetap menjabat sebagai PM sementara. Batas waktu untuk penunjukan PM pengganti berakhir pada Kamis (26/12).
(sfn)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
37 menit yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
1 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
2 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
2 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
3 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved