Terlibat Cyber Crime dan Penipuan, Nepal Cokok 122 Warga China

Selasa, 24 Desember 2019 - 17:31 WIB
Terlibat Cyber Crime...
Terlibat Cyber Crime dan Penipuan, Nepal Cokok 122 Warga China
A A A
KATHMANDU - Pihak kepolisian Nepal menahan 122 pria dan wanita asal China saat memberangus kejahatan terbesar oleh orang asing yang memasuki negara itu dengan visa turis.

Kepala polisi di Ibu Kota Kathmandu mengatakan para tersangka ditangkap dalam penggerebekan pada hari Senin kemarin menyusul informasi bahwa mereka terlibat dalam kegiatan yang mencurigakan.

"Warga Cina itu dicurigai melakukan kejahatan dunia maya dan meretas ke dalam mesin uang bank," kata kepala polisi, Uttam Subedi, seraya menambahkan bahwa mereka ditahan di kantor polisi yang berbeda dan paspor serta laptop mereka telah disita.

"Ini adalah pertama kalinya begitu banyak orang asing ditahan karena dicurigai melakukan kegiatan kriminal," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (24/12/2019).

Perwira senior polisi lainnya, Hobindra Bogati, mengatakan kedutaan besar China mengetahui tentang penggerebekan itu dan telah mendukung penahanan terhadap mereka.

Berbicara di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan polisi China dan Nepal telah bekerja sama dalam kasus ini dan China bersedia untuk meningkatkan kerja sama penegakan hukum dengan tetangganya.

Menurut data Badan Pariwisata Nepal, lebih dari 134.000 turis China mengunjungi Nepal antara Januari dan Oktober tahun ini, naik 9,2 persen dari periode yang sama pada 2018.

Warga China sendiri secara teratur ditahan di negara-negara Asia karena dicurigai terlibat dalam berbagai kegiatan ilegal, sering kali melibatkan penipuan di negara asalnya.

Pekan lalu, pihak berwenang di Filipina menangkap 342 pekerja China dalam sebuah penggerebekan pada operasi perjudian tanpa izin.

Pada bulan September, polisi menangkap lima warga negara China dengan tuduhan mencuri uang dengan meretas mesin uang tunai bank. Warga China juga ditangkap dengan emas selundupan tahun ini.

Nepal dan China menandatangani perjanjian tentang bantuan timbal balik dalam masalah pidana selama kunjungan ke Nepal oleh Presiden Xi Jinping pada bulan Oktober lalu.

China sendiri telah meningkatkan investasinya di Nepal dalam beberapa tahun terakhir di berbagai bidang seperti jalan, pembangkit listrik, dan rumah sakit.
(ian)
Berita Terkait
Program Visit Nepal...
Program 'Visit Nepal Year' China Gagal Hidupkan Pariwisata Nepal
RSP Menang Pemilu, Pengaruh...
RSP Menang Pemilu, Pengaruh China di Nepal Berpotensi Menurun
China dan Nepal Revisi...
China dan Nepal Revisi Ketinggian Gunung Everest
Proyek China di Nepal...
Proyek China di Nepal Berulang Kali Terseret Korupsi, Ada Apa?
Gempa Dahsyat Tibet,...
Gempa Dahsyat Tibet, Korban Tewas Jadi 53 Orang, 3 Negara Lain Terguncang
Nepal Bertindak Keras...
Nepal Bertindak Keras terhadap TikTok dari China, Soroti Konten Kebencian dan Berbahaya
Berita Terkini
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
34 menit yang lalu
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
1 jam yang lalu
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
1 jam yang lalu
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
4 jam yang lalu
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
5 jam yang lalu
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
7 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved