Bougainville Gelar Referendum Kemerdekaan dari Papua Nugini

Rabu, 11 Desember 2019 - 15:01 WIB
Bougainville Gelar Referendum...
Bougainville Gelar Referendum Kemerdekaan dari Papua Nugini
A A A
ARAWA - Kepulauan Bougainville menggelar referendum kemerdekaan dari Papua Nugini. Referendum itu akan membuka negosiasi pemisahan negara antara dua pemerintahan.

Hampir 98% dari total 181.067 pemilih terdaftar mendukung kemerdekaan dalam referendum tak mengikat itu. Referendum itu bagian dari pakta perdamaian setelah satu dekade perang antara pemberontak Bougainville dan pasukan Papua Nugini yang berakhir pada 1998.

Referendum kali ini memberi peluang pada warga pulau tersebut untuk memilih antara merdeka atau mendapat otonomi luas dari Papua Nugini.

"Pena selalu lebih hebat dibandingkan pedang," ungkap Kepala Referendum Bertie Ahern di kota Buka, Bougainville.

Hasil referendum itu akan digunakan sebagai bagian dari negosiasi antara Bougainville dan pemerintah Papua Nugini tentang masa depan hubungan kedua pihak. Setiap kesepakatan yang dibuat dalam negosiasi harus tetap melalui persetujuan parlemen Papua Nugini.

Wakil Presiden Bougainville Raymond Masono menjelaskan, masa transisi membutuhkan waktu sekitar 10 tahun karena wilayah itu perlu membangun kembali lembaganya.

Kepulauan itu masih memulihkan diri dari konflik bersenjata yang menewaskan 20.000 orang dalam pertikaian terkait royalti lahan dan polusi di sejumlah sungai dekat tambang emas dan tembaga Panguna.
(sfn)
Berita Terkait
Terobos Perbatasan Laut,...
Terobos Perbatasan Laut, 8 ABK Indonesia Ditangkap Otoritas Papua Nugini
Benda Langit yang Jatuh...
Benda Langit yang Jatuh ke Papua Nugini Diduga Kuat Milik Alien
Papua Nugini Diguncang...
Papua Nugini Diguncang Gempa 7,0 SR, Tidak Berpotensi Tsunami
Peneliti Australia Temukan...
Peneliti Australia Temukan Fosil Kanguru Bergigi Unik di Papua
Kaya Emas, Pulau Ini...
Kaya Emas, Pulau Ini Berpotensi Diambil Alih oleh Trump
Gempa Magnuitudo 7,6...
Gempa Magnuitudo 7,6 Guncang Papua Nugini
Berita Terkini
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
38 menit yang lalu
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
1 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
2 jam yang lalu
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
10 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
11 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
12 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved