Raja Salman Serukan Negara Teluk Bersatu Hadapi Iran

Selasa, 10 Desember 2019 - 21:56 WIB
Raja Salman Serukan...
Raja Salman Serukan Negara Teluk Bersatu Hadapi Iran
A A A
RIYADH - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, menekankan bahwa negara-negara Teluk harus bersatu melawan agresi rezim Iran di wilayah tersebut. Hal itu diungkapkannya selama pidato pembukaannya di KTT Dewan Kerjasama Teluk (GCC) ke-40 yang diadakan di Riyadh.

Sejak berdirinya, Raja Saudi mengatakan, GCC telah mampu mengatasi beberapa krisis yang melanda wilayah tersebut.

“Wilayah kami saat ini sedang mengalami keadaan dan tantangan yang membutuhkan upaya terkonsentrasi untuk menghadapi mereka. Rezim Iran melanjutkan kebijakan agresifnya untuk merusak keamanan dan stabilitas (kawasan), dan (terus) mendukung terorisme,” kata Raja Salman seperti dilansir dari Al Arabiya, Selasa (10/12/2019).

Ia mengatakan negara-negara GCC harus bersatu untuk mempertahankan negara mereka, serta kepentingan rakyat mereka.

Raja Saudi juga meminta masyarakat internasional untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pasokan energi dan kebebasan navigasi laut diamankan.

Dalam kesempatan itu, Raja Salman juga meminta negara-negara Teluk untuk terus mendukung negara Palestina merdeka.

"Kita tidak bisa gagal, selama pertemuan ini, untuk menegaskan kembali posisi kita tentang perjuangan Palestina dan hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka mereka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya," Raja Salman menambahkan.

Arab Saudi juga menyambut upaya pemerintah Yaman dalam mencapai Perjanjian Riyadh, kata Raja, menekankan pentingnya solusi politik di negara itu.

Ia juga menegaskan kembali bahwa Kerajaan Saudi akan terus mendukung Yaman untuk memastikan keamanan dan stabilitas negara itu.

Sebelumnya Raja Salman menyambut para kepala delegasi dari negara-negara GCC, termasuk Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad al-Sabah, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, Delegasi Qatar Perdana Menteri Sheikh Abdullah bin Nasser bin Khalifa Al Thani, dan delegasi Oman Wakil Perdana Menteri untuk Dewan Menteri Fahd bin Mahmoud al-Said.

KTT GCC ini akan melihat para kepala negara membahas topik-topik utama yang mencakup keamanan maritim, campur tangan Iran di kawasan itu, konflik Palestina-Israel, krisis Suriah, perang di Yaman, serta meningkatkan kerja sama di dalam dewan.

KTT tahun ini dihelat di tengah ketegangan regional yang meningkat setelah serangan 14 September terhadap dua fasilitas minyak Saudi dan serentetan serangan terhadap pengiriman di Teluk, yang secara luas dipersalahkan pada Iran.

GCC telah mendukung kebijakan Washington tentang "tekanan maksimum" pada Iran melalui sanksi, dan kawasan itu berada dalam kondisi siaga tinggi untuk serangan balik lebih lanjut.
(ian)
Berita Terkait
Raja Salman Suarakan...
Raja Salman Suarakan Keprihatinan Serius atas Kebijakan Destabilisasi Iran
Raja Salman Serukan...
Raja Salman Serukan Dunia Akui Iran sebagai Negara Sponsor Terorisme
Iran Balik Tuding Arab...
Iran Balik Tuding Arab Saudi Pengacau di Timur Tengah
Presiden Raisi Undang...
Presiden Raisi Undang Raja Salman Kunjungi Iran
Dari Mana Kekayaaan...
Dari Mana Kekayaaan Raja Salman Berasal?
Presiden Iran Terima...
Presiden Iran Terima Undangan Raja Salman untuk Kunjungi Arab Saudi
Berita Terkini
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
37 menit yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
1 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
2 jam yang lalu
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
3 jam yang lalu
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
3 jam yang lalu
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved