Korut Sebut Trump sebagai Orang Tua yang Tidak Sabaran

Selasa, 10 Desember 2019 - 00:14 WIB
Korut Sebut Trump sebagai...
Korut Sebut Trump sebagai Orang Tua yang Tidak Sabaran
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) menyebut Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sebagai orang tua yang tidak sabaran. Pyongyang juga menyebut Trump sebagai seseorang yang suka mengancam dan menggertak.

Ketua Komite Perdamaian Asia-Pasifik Korea, yang juga merupakan pejabat Partai Pekerja Korut, Kim Yong Chol mengatakan apa yang dilakukan Korut baru-baru ini adalah untuk memberikan efek kejut kepada AS. Yong Chol menyebut respon Trump sesuai dugaan pihaknya.

"Tindakan kami adalah untuk mengejutkanya. Jadi, jika dia tidak merasa heran atau marah, kami akan kesal," ucapnya dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa (10/120/2019).

"Ini secara alami menunjukkan bahwa Trump adalah orang tua yang tidak memiliki kesabaran. Dari kata-kata dan ungkapan itu kita dapat membaca betapa jengkelnya dia sekarang," sambungnya.

Dia lalu mencatat bahwa pemimpin Korut, Kim Jong-un belum menggunakan ekspresi menjengkelkan terhadap Presiden AS. Tetapi, dia memperingatkan pemahaman Jong-un tentang Trump dapat berubah sewaktu-waktu.

"Dia harus mengerti bahwa gayanya yang suka menggertak dan kemunafikan terdengar agak tidak normal dan tidak realistis bagi kita. Kaami tidak akan kehilangan apa-apa lagi," tukasnya.

Sebelumnya, Trump memperingatkan Jong-un bahwa diktator muda itu bisa membahayakan "hubungan khusus" mereka jika rezimnya mulai bersikap agresif. Selain itu, sikap Korut yang memilih untuk meninggalkan komitmen terhadap denuklirisasi juga akan menjadi faktor yang bisa membuat “hubungan khusus“ kedua pemimpin menjadi renggang.

"Kim Jong-un terlalu pintar dan mendapat banyak kerugian, jika dia bertindak dengan cara yang bermusuhan," kata Trump lewat cuitan di akun twitternya. "Dia tidak ingin membatalkan hubungan istimewanya dengan Presiden Amerika Serikat atau mencampuri Pemilihan Presiden AS pada bulan November," lanjut Trump.
(esn)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
15 menit yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
1 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
2 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
2 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
3 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
5 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved