Saudi Akhiri Aturan Pemisahan Pintu Restoran untuk Pria dan Wanita

Senin, 09 Desember 2019 - 10:02 WIB
Saudi Akhiri Aturan...
Saudi Akhiri Aturan Pemisahan Pintu Restoran untuk Pria dan Wanita
A A A
RIYADH - Arab Saudi selama beberapa dekade telah mewajibkan pemisahan pintu masuk setiap restoran bagi pengunjung pria dan wanita. Sekarang, aturan itu telah diakhiri atau tidak lagi wajib.

Sebelumnya, aturan lama itu tak hanya berlaku bagi setiap restoran. Di berbagai tempat umum di Saudi, kaum pria dan wanita juga dilarang berbaur atau bercampur.

Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan Kerajaan Arab Saudi mengumumkan di Twitter pada hari Minggu bahwa aturan seperti itu tidak lagi wajib bagi setiap restoran.

Perubahan kebijakan itu muncul setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) telah mencabut beberapa larangan bagi kaum perempuan, termasuk larangan mengemudi dan menghadiri hiburan bagi kaum perempuan.

Sebelum aturan baru ini keluar, segregasi kaum pria dan wanita di restoran telah perlahan memudar selama satu tahun terakhir. Gejala perubahan itu terlihat ketika restoran, kafe, pusat konferensi, dan ruang konser berhenti menaati aturan kuno tersebut.

Seorang juru bicara kementerian yang dihubungi oleh kantor berita Reuters, Senin (9/12/2019), tidak menjelaskan apakah area tempat duduk terpisah di dalam restoran juga akan dihilangkan.

"Aturan baru itu juga tidak wajib, yang artinya restoran masih bisa mempertahankan pintu masuk yang terpisah jika pemilik memilih untuk melakukannya," katanya.

Tidak ada pengumuman perubahan aturan pada sarana publik lainnya, seperti sekolah dan rumah sakit, yang kemungkinan masih akan tetap memberlakukan segregasi.

Putra Mahkota MBS, 34, adalah pewaris takhta dan penguasa de facto Arab Saudi. Jika dan ketika dia menggantikan ayahnya, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, dia akan menjadi raja Saudi pertama dari generasi baru setelah suksesi enam saudara yang memerintah sejak 1953.

Reputasi MBS di Barat tercoreng setelah kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi yang berbasis di Amerika Serikat Jamal Khashoggi. Jurnalis pembangkang itu dibunuh oleh agen-agen intelijen Saudi tahun lalu di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul.
(mas)
Berita Terkait
Putri Saudi Memohon...
Putri Saudi Memohon pada Raja Salman agar Dibebaskan dari Penjara
5 Fakta Kehidupan Putra...
5 Fakta Kehidupan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Penguasa Arab Saudi Berikutnya
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi yang Ditahan Dipindahkan ke Lokasi Rahasia
Cerita Kudeta Ala Mafia...
Cerita Kudeta Ala Mafia oleh MBS: Ancaman Pemerkosaan hingga Todong Senjata
Sebuah Buku Ungkap Gaya...
Sebuah Buku Ungkap Gaya Hidup Putra Mahkota Saudi, Termasuk Pesta 150 Model Cantik
Penyakit yang Diderita...
Penyakit yang Diderita Raja Salman, Jantungnya Dikabarkan Bermasalah
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
3 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
4 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
5 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
6 jam yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
7 jam yang lalu
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved