Apartemen Enam Lantai Runtuh di Nairobi

Jum'at, 06 Desember 2019 - 18:53 WIB
Apartemen Enam Lantai...
Apartemen Enam Lantai Runtuh di Nairobi
A A A
NAIROBI - Sebuah gedung enam lantai yang berfungsi sebagai bangunan tempat tinggal runtuh di Ibu Kota Kenya, Nairobi dan memicu operasi penyelamatan terhadap para korban. Beberapa orang terluka, tetapi jumlah korban yang dikhawatirkan terjebak di bawah puing-puing bangunan belum diketahui.

Gedung tersebut runtuh pada dini hari ketika para penghuninya tengah tidur.

Menurut kepala kepolisian distrik Nairobi, Philip Ndolo, warga perkebunan Tassia di mana insiden itu terjadi menyelamatkan sepuluh orang yang berasal dari gedung itu. Mereka menggunakan tangan kosong untuk menggali korban yang selamat.

Sebuah video menunjukkan orang-orang bersorak saat satu orang yang tertutup debu dibawa pergi dengan tandu.

Personel militer telah tiba untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan sementara pekerja medis mendirikan pusat medis darurat di sekitarnya.

"Kami belum memiliki angka (korban)," kata Peter Abwao, manajer komunikasi Palang Merah Kenya, kepada kantor berita DPA, mengenai berapa banyak orang yang terperangkap di gedung yang runtuh seperti dinukil Deutsche Welle, Jumat (6/12/2019).

Sejauh ini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Koresponden Deutsche Welle Edith Kimani melaporkan peristiwa runtuhnya gedung itu menimbulkan sikap putus. Sementara itu hujan deras baru-baru ini telah membuat upaya penyelamatan lebih sulit karena telah mengecilkan peluang dan membuat lokasi kejadian kurang dapat diakses.

Kimani juga mengatakan bahwa banyak orang dari daerah itu telah menuju ke lokasi untuk mencoba dan sekilas melihat apa yang terjadi. Situasi ini juga menghambat upaya penyelamatan.

Tidak jelas apa yang menyebabkan gedung tersebut runtuh, tetapi ambruknya bangunan adalah hal biasa di Nairobi, di mana apartemen sangat diminati dan peraturan tidak ditegakkan.

Sebuah survei yang baru-baru ini dilakukan oleh otoritas konstruksi nasional Kenya menemukan bahwa lebih dari setengah bangunan kota tidak layak huni.
(ian)
Berita Terkait
Banjir Landa Kenya di...
Banjir Landa Kenya di Tengah Pandemi Corona, 194 Tewas
Gadis 12 Tahun di Kenya...
Gadis 12 Tahun di Kenya Menikah dengan 2 Pria dalam Sebulan
Somalia Putuskan Hubungan...
Somalia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Kenya
Pasukan Somalia-Kenya...
Pasukan Somalia-Kenya Baku Tembak di Perbatasan
Resahkan Warga dan Tidak...
Resahkan Warga dan Tidak Punya Dokumen Keimigrasian, 4 WNA asal Kenya Dideportasi
Perkuat Hubungan RI-Afrika,...
Perkuat Hubungan RI-Afrika, Ekspedisi Kurban BMH Sambangi Kenya
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
2 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
3 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
6 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
7 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
8 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
9 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved