Google Hentikan Iklan Politik di Singapura Jelang Pemilu

Rabu, 04 Desember 2019 - 14:30 WIB
Google Hentikan Iklan...
Google Hentikan Iklan Politik di Singapura Jelang Pemilu
A A A
SINGAPURA - Google berhenti menerima iklan politik di Singapura beberapa bulan sebelum pemilu. Langkah Google ini membuat marah partai politik kecil yang tak dapat menjangkau para pemilih.

Dalam email koresponden antara Partai Demokratik Singapura dan pejabat senior kebijakan publik Google, perusahaan teknologi itu menyatakan, "Google tidak akan menerima iklan yang diator oleh Kode Praktek untuk Transparansi Iklan Politik Online."

Juru bicara Alphabet Inc’s Google menyatakan pada Reuters bahwa email itu asli tapi menolak berkomentar lebih lanjut.

Kode praktek baru itu bagian dari peraturan "berita palsu" kontroversial yang diterapkan pada Oktober, yang mengharuskan pihak perantara iklan untuk menjaga rincian catatan iklan politik dan sponsor mereka serta membuat catatan yang dapat diakses otoritas.

Aturan itu berlaku pada semua iklan atau konten berbayar yang dapat dikategorikan bertujuan politik.

"Ini bukan keputusan mudah untuk dibuat karena Google berkomitmen memberikan informasi yang berguna dan terkait pemilu pada para pengguna di penjuru dunia," ungkap Wakil Presiden Urusan Pemerintah dan Kebijakan Publik Google Ted Osius dalam korespondensi email.

Partai Aksi Rakyat berkuasa di Singapura sejak kemerdekaan pada 1965. Partai itu menyatakan Singapura sangat rawan campur tangan asing dalam masalah domestiknya. Singapura kini bersiap menggelar pemilu dalam beberapa bulan mendatang.
(sfn)
Berita Terkait
Wisata Menakjubkan di...
Wisata Menakjubkan di Sentosa Sensoryscape, Landmark Terbaru Singapura
Dubes Singapura Kwok...
Dubes Singapura Kwok Fook Seng Gelar Buka Puasa Bersama 70 Anak Yatim di Masjid Istiqlal
Singapore Dream Sudah...
Singapore Dream Sudah Mengalami Pergeseran, Apa Pemicunya?
Pemilu Singapura seperti...
Pemilu Singapura seperti Sandiwara, Hanya Melanggengkan Kekuasaan PAP
PM Singapura Akan Serahkan...
PM Singapura Akan Serahkan Kepemimpinan PAP Kepada Lawrence Wong
Politikus Muslim Ini...
Politikus Muslim Ini Ungkap Rahasia Kesuksesan Singapura
Berita Terkini
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
52 menit yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
1 jam yang lalu
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
6 jam yang lalu
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
8 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
11 jam yang lalu
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved