Biden Galang Dukungan dengan Naik Bus 1.287 Km Lintasi Iowa

Minggu, 01 Desember 2019 - 08:01 WIB
Biden Galang Dukungan...
Biden Galang Dukungan dengan Naik Bus 1.287 Km Lintasi Iowa
A A A
DES MOINES - Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden akan melintasi Iowa dengan bus selama delapan hari mulai Sabtu (30/11) dengan jarak 1.287 km. Ini akan menjadi trek terpanjang dalam kampanyenya demi meraih dukungan di negara bagian yang dia pernah kalah sebelumnya.

Biden menjadi wakil presiden mendampingi mantan Presiden Barack Obama. Kini Biden ini maju menantang Presiden AS Donald Trump dari Partai Republik pada pemilu November 2020. Namun Biden saat ini memiliki lawan-lawan yang tak dapat diremehkan di Demokrat.

Iowa menjadi negara bagian pertama yang menggelar kontes nominasi pada 3 Februari dan akan menjadi ujian penting. Mantan Gubernur Iowa dan Menteri Pertanian AS Tom Vilsack menyatakan banyak Demokrat yang masih menunggu kandidat yang paling menarik.

"Mereka masih mencari seseorang yang pada akhir hari, memahami bagaimana membawa negara dengan cara yang realistis tapi juga progresif," ujar Vilsack yang mendukung Biden di awal bulan ini.

Survei menunjukkan Biden unggul di Iowa dan kini dia bersaing melawan Pete Buttigieg, 37, walikota South Bend, Indiana, serta Senator AS Elizabeth Warren dan Bernie Sanders di posisi pertama.

Biden, 77, masih menikmati posisi puncak dalam berbagai survei nasional. "Ini saatnya mengalihkan pemerintahan kita pada generasi lebih muda," tutur Linda Murken, ketua dewan pengawas di Story County, Iowa, tempat kampanye Biden.

Murken mendukung Buttigieg karena pemimpin yang lebih muda mungkin menginspirasi pemilih yang lebih muda dan memiliki semangat lebih besar tentang pentingnya mengatasi perubahan iklim.

Manajer kampanye Biden, Greg Schultz menjelaskan pada para donor awal bulan ini bahwa kampanye kali ini tidak harus memenangkan Iowa untuk mengamankan nominasi. Namun Biden menegaskan pentingnya melawan gelombang iklan di Iowa untuk Trump dan lawan-lawan Biden di Demokrat.
(sfn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
1 jam yang lalu
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
2 jam yang lalu
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
4 jam yang lalu
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
7 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
9 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
10 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved