Netanyahu: Iran Penyokong Teroris Terbesar, Dunia Harus Bersatu Melawannya
Senin, 25 November 2019 - 20:01 WIB
Netanyahu: Iran Penyokong Teroris Terbesar, Dunia Harus Bersatu Melawannya
A
A
A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Iran merencanakan serangan tambahan. Dia menyebut, serangan itu tidak hanya terhadap negara-negara tetangga, tetapi juga warga negaranya sendiri.
Netanyahu tidak merinci lebih lanjut tentang klaimnya, termasuk negara mana yang kemungkinan akan menjadi sasaran Iran. Sebagai gantinya, dia meminta komunitas internasional untuk bersatu memberikan tekanan pada Iran, yang dia beri label sebagai rezim teroris terbesar di dunia.
"Saya menyerukan semua negara di dunia yang ingin mencapai perdamaian di wilayah kami, dan di seluruh dunia pada umumnya, untuk bergabung dalam upaya dan menerapkan lebih banyak dan lebih banyak tekanan pada Iran dan juga, untuk mendukung Israel ketika mengambil tindakan terhadap ini agresi," katanya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (25/11/2019).
Berbicara tentang dugaan serangan Iran terhadap warganya sendiri, Netanyahu rupanya merujuk pada laporan yang belum dikonfirmasi oleh Amnesty International yang mengklaim bahwa lebih dari 100 orang telah tewas dalam demonstrasi di negara tersebut. Teheran sendiri melaporkan bahwa hanya satu warga sipil telah tewas selama demonstrasi.
Pernyataan Netanyahu ini sendiri merupakan tanggapan terhadap pernyataan oleh komandan pasukan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah Jenderal. Kenneth McKenzie.
Di mana, McKenzie mengklaim bahwa sangat mungkin Iran akan kembali melakukan serangan, sambil merujuk pada serangan drone pada fasilitas perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco dan kapal tanker minyak di kawasan Teluk.
Netanyahu tidak merinci lebih lanjut tentang klaimnya, termasuk negara mana yang kemungkinan akan menjadi sasaran Iran. Sebagai gantinya, dia meminta komunitas internasional untuk bersatu memberikan tekanan pada Iran, yang dia beri label sebagai rezim teroris terbesar di dunia.
"Saya menyerukan semua negara di dunia yang ingin mencapai perdamaian di wilayah kami, dan di seluruh dunia pada umumnya, untuk bergabung dalam upaya dan menerapkan lebih banyak dan lebih banyak tekanan pada Iran dan juga, untuk mendukung Israel ketika mengambil tindakan terhadap ini agresi," katanya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (25/11/2019).
Berbicara tentang dugaan serangan Iran terhadap warganya sendiri, Netanyahu rupanya merujuk pada laporan yang belum dikonfirmasi oleh Amnesty International yang mengklaim bahwa lebih dari 100 orang telah tewas dalam demonstrasi di negara tersebut. Teheran sendiri melaporkan bahwa hanya satu warga sipil telah tewas selama demonstrasi.
Pernyataan Netanyahu ini sendiri merupakan tanggapan terhadap pernyataan oleh komandan pasukan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah Jenderal. Kenneth McKenzie.
Di mana, McKenzie mengklaim bahwa sangat mungkin Iran akan kembali melakukan serangan, sambil merujuk pada serangan drone pada fasilitas perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco dan kapal tanker minyak di kawasan Teluk.
(esn)