Pegawai Bank Lebanon Terancam, Hariri Ingin Pemerintahan Netral

Sabtu, 09 November 2019 - 04:16 WIB
Pegawai Bank Lebanon...
Pegawai Bank Lebanon Terancam, Hariri Ingin Pemerintahan Netral
A A A
BEIRUT - Para pegawai perbankan Lebanon menghadapi kemarahan nasabah karena pembatasan akses dana nasabah. Serikat pekerja bank menyatakan, kondisi ini mencerminkan tekanan yang meningkat pada ekonomi akibat krisis terburuk sejak perang sipil 1975-1990.

Dengan Lebanon yang lumpuh akibat kekacauan politik dan ekonomi, para politisi belum dapat membuat kemajuan untuk menyepakati pemerintahan baru menggantikan pemerintahan yang sudah digulingkan oleh gelombang unjuk rasa menentang elit sektarian.

Saad al-Hariri yang mundur dari jabatan perdana menteri (PM) pekan lalu, ingin pemerintahan baru harus tanpa partai politik karena jika tidak maka sulit mendapat jaminan bantuan Barat.

Politisi Samir Geagea memperingatkan terjadinya kerusuhan besar jika suplai kebutuhan pokok habis dan situasi keuangan Lebanon sangat sulit.

Perbankan memblokir sebagian besar transfer ke luar negeri dan membatasi penarikan mata uang tunai. Tindakan perbankan itu memicu nasabah melakukan ancaman pada para pegawai bank.

"Para nasabah dengan senjata telah masuk bank dan penjaga keamanan takut bicara pada mereka karena saat orang dalam kondisi seperti ini Anda tidak tahu bagaimana orang akan bereaksi," kata George al Hajj, presiden Federasi Sindikat Pegawai Perbankan.

Para pegawai bank pun mempertimbangkan untuk mogok kerja. "Para nasabah menjadi sangat agresif. Situasi sangat kritis dan teman-teman kami tidak dapat terus bekerja dengan situasi sekarang," papar Hajj.

Serikat pekerja bank itu memiliki sekitar 11.000 orang anggota. Aksi mogok kerja pegawai bank dapat memicu penutupan kembali perbankan.
(sfn)
Berita Terkait
Serang Pasukan Penjaga...
Serang Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon, Israel Dianggap Mencari Musuh Baru
Puluhan Orang Tewas...
Puluhan Orang Tewas Dalam Insiden Ledakan Mobil Tanki BBM di Lebanon
Bank Central Sebut Lebanon...
Bank Central Sebut Lebanon Saat Ini Bergerak Tanpa ‘Kepala’
Krisis Ekonomi, Militer...
Krisis Ekonomi, Militer Lebanon 'Sewakan' Helikopter pada Turis
Siapa Joseph Aoun? Presiden...
Siapa Joseph Aoun? Presiden Lebanon yang Jadi Kepanjangan Tangan dengan Arab Saudi dan AS
Profil Nawaf Salam,...
Profil Nawaf Salam, PM Baru Lebanon yang Ingin Melucuti Senjata Hizbullah
Berita Terkini
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
1 jam yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
3 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
3 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
4 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
4 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
4 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved