Hadang Laju Trump, Partai Demokrat Makin Menunjukkan Kekuatan
Kamis, 07 November 2019 - 07:53 WIB
Hadang Laju Trump, Partai Demokrat Makin Menunjukkan Kekuatan
A
A
A
WASHINGTON - Partai Demokrat merayakan kemenangan pemilu di negara bagian kunci, yang sebelumnya dikenal sebagai pendukung utama Partai Republik dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Demokrat mengalahkan gubernur petahana di Kentucky. Mereka juga merebut mayoritas kursi di DPR dan Senat di Virginia.
Itu menunjukkan sentimen anti-Trump semakin menguat di AS. Hasil pemilu negara bagian itu menunjukkan bagaimana pemilu presiden tahun depan akan terjadi. Masa depan Trump untuk maju kembali sebagai presiden AS mendapatkan tantangan berat di negara bagian di wilayah selatan AS.
Di Kentucky, Andy Beshear yang pernah menjabat sebagai jaksa agung mendeklarasikan kemenangan pada pemilu gubernur melawan petahana Matt Bevin dengan selisih suara hanya 0,4%. Padahal, Trump langsung terjun ke Kentucky untuk mengamankan pemilu gubernur tersebut. Namun, dukungan Trump justru menjadi kekalahan bagi kubu Republik.
Beshear, 41, mengungkapkan siapa bekerja. "Kita siap untuk hari pertama di kantor dan saya akan melihat ke depan," ungkapnya dilansir BBC. Sebelumnya pada pidato di Lexington, Kentucky, Trump mengumumkan kemenangan Republik harus menang mutlak dan Bevin harus terpilih kembali pada Senin malam.
Kekalahan Bevin menjadi kekalahan paling besar dalam sejarah dunia bagi Republik di Kentucky. Kekalahan Bevin juga menunjukkan bagaimana strategi dia meniru model nasionalis Trump, justru berujung pada kegagalan. Namun, Bevin menolak mengakui kekalahan. “Ada pelanggaran,” katanya dilansir Reuters.
Trump berusaha membesarkan hati para pendukung Republik. “@MattBevin telah mengambil sedikitnya 15 poin pada hari-hari terakhir, mungkin itu tidak cukup (kabar bohong akan menyalahkan Trump!)” ungkapnya melalui cuitan di Twitter. Sebelumnya saat berkampanye, Trump sendiri mengungkapkan hasil pemilu Bevin menjadi refleksi baginya.
"Jika kamu kalah, mereka akan mengatakan Trump mengalami kekalahan terhebat sepanjang sejarah dunia," kata Trump. Manajer Kampanye Trump 2020, Brad Parscale, mengungkapkan Trump sudah membantu Bevin hingga garis akhir. "Trump membantu Bevin lebih kuat dibandingkan perkiraan sebelumnya," ujar Parscale dilansir CNN.
Penyebab kekalahan Bevin adalah karena dia menggunakan gaya Trump saat berkuasa. Dia mengetahui popularitasnya menurun karena hal itu, tetapi dia tidak mengubah imitasi gaya Trump. Dia sebelumnya justru yakin bahwa dia akan merasa terpilih kembali. Bevin hanya menguasai wilayah perdesaan yang memiliki pandangan konservatif, sedangkan kawasan perkotaan condong mendukung Beshear.
Di Virginia, Demokrat memenangkan mayoritas kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Senat. Itu menunjukkan mereka menguasai pemerintahan negara bagian tersebut. Virginia awalnya menjadi basis kuat Republik yang berubah menjadi swing state, dan kini dikuasai Demokrat.
Pemerintahan Gubernur Ralph Northam juga akan semakin kuat dengan dukungan di parlemen yang dikuasai Demokrat. Demokrat membuka peluang mereka memperkuat aturan kepemilikan senjata, meningkatkan upah minimum, dan kebijakan progresif lainnya yang sebelumnya dihalangi Republik. Untuk New Jersey, Demokrat diperkirakan masih menguasai mayoritas dewan parlemen negara bagian.
Hanya, Republik masih menguasai Mississippi ketika Tate Reeves mengalahkan Jim Hood dari Partai Demokrat yang menentang aborsi dan akan memberlakukan pengetatan aturan kepemilikan senjata. Seperti Bevin, Reeves berkampanye di kawasan yang menjadi basis pendukung Trump pada 2016 silam. Trump juga mendampingi kampanye Reeves pada akhir pekan lalu.
Trump mengucapkan selamat kepada Reeves. "Kampanye besar pada Jumat malam lalu menjadikan jumlah dukungan (bagi Reeves) sehingga menjadi kemenangan besar," ujar Trump. Sementara itu, kemenangan kubu Demokrat juga tidak lepas karena banyak kandidat calon presiden (capres) yang memperebutkan tiket nominasi.
Mantan Wakil Presiden Joe Biden, kandidat kuat capres Demokrat, berkunjung ke Virginia akhir pekan lalu. Pada saat bersamaan, Wakil Presiden AS Mike Pence juga menggelar kampanye di sana. Kandidat capres Demokrat lainnya, termasuk Senator Elizabeth Warren, Kamala Harris, Amy Klobuchar, dan Cory Booker, juga berkampanye untuk kandidat lokal.
Itu menunjukkan sentimen anti-Trump semakin menguat di AS. Hasil pemilu negara bagian itu menunjukkan bagaimana pemilu presiden tahun depan akan terjadi. Masa depan Trump untuk maju kembali sebagai presiden AS mendapatkan tantangan berat di negara bagian di wilayah selatan AS.
Di Kentucky, Andy Beshear yang pernah menjabat sebagai jaksa agung mendeklarasikan kemenangan pada pemilu gubernur melawan petahana Matt Bevin dengan selisih suara hanya 0,4%. Padahal, Trump langsung terjun ke Kentucky untuk mengamankan pemilu gubernur tersebut. Namun, dukungan Trump justru menjadi kekalahan bagi kubu Republik.
Beshear, 41, mengungkapkan siapa bekerja. "Kita siap untuk hari pertama di kantor dan saya akan melihat ke depan," ungkapnya dilansir BBC. Sebelumnya pada pidato di Lexington, Kentucky, Trump mengumumkan kemenangan Republik harus menang mutlak dan Bevin harus terpilih kembali pada Senin malam.
Kekalahan Bevin menjadi kekalahan paling besar dalam sejarah dunia bagi Republik di Kentucky. Kekalahan Bevin juga menunjukkan bagaimana strategi dia meniru model nasionalis Trump, justru berujung pada kegagalan. Namun, Bevin menolak mengakui kekalahan. “Ada pelanggaran,” katanya dilansir Reuters.
Trump berusaha membesarkan hati para pendukung Republik. “@MattBevin telah mengambil sedikitnya 15 poin pada hari-hari terakhir, mungkin itu tidak cukup (kabar bohong akan menyalahkan Trump!)” ungkapnya melalui cuitan di Twitter. Sebelumnya saat berkampanye, Trump sendiri mengungkapkan hasil pemilu Bevin menjadi refleksi baginya.
"Jika kamu kalah, mereka akan mengatakan Trump mengalami kekalahan terhebat sepanjang sejarah dunia," kata Trump. Manajer Kampanye Trump 2020, Brad Parscale, mengungkapkan Trump sudah membantu Bevin hingga garis akhir. "Trump membantu Bevin lebih kuat dibandingkan perkiraan sebelumnya," ujar Parscale dilansir CNN.
Penyebab kekalahan Bevin adalah karena dia menggunakan gaya Trump saat berkuasa. Dia mengetahui popularitasnya menurun karena hal itu, tetapi dia tidak mengubah imitasi gaya Trump. Dia sebelumnya justru yakin bahwa dia akan merasa terpilih kembali. Bevin hanya menguasai wilayah perdesaan yang memiliki pandangan konservatif, sedangkan kawasan perkotaan condong mendukung Beshear.
Di Virginia, Demokrat memenangkan mayoritas kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Senat. Itu menunjukkan mereka menguasai pemerintahan negara bagian tersebut. Virginia awalnya menjadi basis kuat Republik yang berubah menjadi swing state, dan kini dikuasai Demokrat.
Pemerintahan Gubernur Ralph Northam juga akan semakin kuat dengan dukungan di parlemen yang dikuasai Demokrat. Demokrat membuka peluang mereka memperkuat aturan kepemilikan senjata, meningkatkan upah minimum, dan kebijakan progresif lainnya yang sebelumnya dihalangi Republik. Untuk New Jersey, Demokrat diperkirakan masih menguasai mayoritas dewan parlemen negara bagian.
Hanya, Republik masih menguasai Mississippi ketika Tate Reeves mengalahkan Jim Hood dari Partai Demokrat yang menentang aborsi dan akan memberlakukan pengetatan aturan kepemilikan senjata. Seperti Bevin, Reeves berkampanye di kawasan yang menjadi basis pendukung Trump pada 2016 silam. Trump juga mendampingi kampanye Reeves pada akhir pekan lalu.
Trump mengucapkan selamat kepada Reeves. "Kampanye besar pada Jumat malam lalu menjadikan jumlah dukungan (bagi Reeves) sehingga menjadi kemenangan besar," ujar Trump. Sementara itu, kemenangan kubu Demokrat juga tidak lepas karena banyak kandidat calon presiden (capres) yang memperebutkan tiket nominasi.
Mantan Wakil Presiden Joe Biden, kandidat kuat capres Demokrat, berkunjung ke Virginia akhir pekan lalu. Pada saat bersamaan, Wakil Presiden AS Mike Pence juga menggelar kampanye di sana. Kandidat capres Demokrat lainnya, termasuk Senator Elizabeth Warren, Kamala Harris, Amy Klobuchar, dan Cory Booker, juga berkampanye untuk kandidat lokal.
(don)