Israel Sebut Turki dan Iran Ancaman bagi Kawasan

Jum'at, 01 November 2019 - 18:25 WIB
Israel Sebut Turki dan...
Israel Sebut Turki dan Iran Ancaman bagi Kawasan
A A A
TEL AVIV - Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz menuturkan, Turki dan Iran menimbulkan risiko bagi stabilitas dan keamanan Timur Tengah. Hal itu disampaikan Katz pasca melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Yunani, Nikos Dendias.

Dalam konferensi pers bersama, Katz mengatakan, dia dan Dendias telah berbicara tentang bahaya yang ditimbulkan Ankara dan Teheran terhadap wilayah tersebut.

Katz mengatakan, dia dan Dendias membahas program nuklir Iran dan dugaan dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok seperti Hamas dan Hizbullah, serta kampanye militer Turki melawan Kurdi di dekat perbatasannya dengan Suriah, bersama dengan pelanggaran wilayah udara dan laut.

"Kami juga telah sepakat untuk memperkuat kerja sama mereka di semua bidang, termasuk sektor pertahanan, investasi, dan energi," kata Katz dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (1/11/2019).

Hubungan antara Turki dan Israel telah mengalami pasang surut sepanjang sejarah. Hubungan kedua memburuk secara signifikan setelah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menjadi Perdana Menteri Turki pada tahun 2003. Erdogan mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina, sebuah rencana yang ditentang banyak politisi di Yerusalem.

Erdogan dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sendiri telah sering terlibat dalam perang kata-kata sejak keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Sementara itu, hubungan Tel Aviv dengan Teheran jauh lebih kompleks. Kedua negara memiliki masa hubungan persahabatan ketika Shah Mohammad Reza Pelavi berkuasa sebagai hasil dari kudeta 1952 yang diatur oleh AS.

Setelah Revolusi Islam pada tahun 1979, para pemimpin Teheran memutuskan semua hubungan dengan Israel dan menyatakan bahwa mereka tidak mengakui legitimasinya. Dalam beberapa dekade terakhir, ketegangan antara kedua negara telah meningkat dengan tajam.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
13 menit yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
2 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
3 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
4 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved