Vietnam Desak Inggris Percepat Penyelidikan Penemuan 39 Mayat Dalam Kontainer
Minggu, 27 Oktober 2019 - 20:18 WIB
Vietnam Desak Inggris Percepat Penyelidikan Penemuan 39 Mayat Dalam Kontainer
A
A
A
HANOI - Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc mendesak otoritas Inggris untuk mempercepat penyelidikan atas penemuan 39 mayat dalam kontainer. Phuc juga mendesak polisi untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan kegiatan perdagangan manusia.
Pernyataan Phcu datang setelah Polisi Inggris mengatakan bahwa beberapa korban mungkin berasal dari negara Asia Tenggara.
"Setiap pelanggaran akan ditangani secara ketat," kata Phuc dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (27/10/201). Dia kemudian mengatakan ingin laporan tentang kasus ini dari pihak berwenang paling lambat 5 November.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Vietnam mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Kedutaan Besar mereka di London untuk membantu polisi Inggris dalam mengidentifikasi para korban.
Sebelumnya, kabar penemuan mayat tersebut itu mendatangkan awan duka beberapa kota di pedesaan Vietnam pada Sabtu kemarin. Masyarakat percaya jika orang-orang terkasih mereka termasuk dalam 39 mayat yang ditemukan tewas di kontainer truk.
Pastor Anthony Dang Huu Nam mengatakan, ia yakin sebagian besar mayat tersebut kemungkinan berasal dari Vietnam. Ia adalah seorang pastor Katolik di kota terpencil Yen Thanh di provinsi Nghe An, Vietnam utara, 300 km selatan Hanoi.
Pernyataan Phcu datang setelah Polisi Inggris mengatakan bahwa beberapa korban mungkin berasal dari negara Asia Tenggara.
"Setiap pelanggaran akan ditangani secara ketat," kata Phuc dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (27/10/201). Dia kemudian mengatakan ingin laporan tentang kasus ini dari pihak berwenang paling lambat 5 November.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Vietnam mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Kedutaan Besar mereka di London untuk membantu polisi Inggris dalam mengidentifikasi para korban.
Sebelumnya, kabar penemuan mayat tersebut itu mendatangkan awan duka beberapa kota di pedesaan Vietnam pada Sabtu kemarin. Masyarakat percaya jika orang-orang terkasih mereka termasuk dalam 39 mayat yang ditemukan tewas di kontainer truk.
Pastor Anthony Dang Huu Nam mengatakan, ia yakin sebagian besar mayat tersebut kemungkinan berasal dari Vietnam. Ia adalah seorang pastor Katolik di kota terpencil Yen Thanh di provinsi Nghe An, Vietnam utara, 300 km selatan Hanoi.
(esn)