Assad Berjanji Dukung Kurdi Lawan Serangan Turki

Rabu, 23 Oktober 2019 - 07:40 WIB
Assad Berjanji Dukung...
Assad Berjanji Dukung Kurdi Lawan Serangan Turki
A A A
DAMASKUS - Presiden Suriah Bashar al-Assad menyatakan dukungannya terhadap pejuang Kurdi dalam menghadapi invasi pasukan Turki dan proksi Suriahnya di timur laut negara itu.

"Kami siap mendukung kelompok mana pun yang melakukan perlawanan rakyat terhadap agresi Turki," katanya dalam sebuah video yang dibagikan oleh kepresidenan Suriah.

"Ini bukan keputusan politik. Kami tidak mengambil keputusan politik apa pun sekarang," sambungnya kepada pasukan pemerintah di garis depan di provinsi Idlib.

"Itu adalah tugas konstitusional dan tugas nasional," tukasnya seperti dikutip dari AFP, Rabu (23/10/2019).

Turki dan proksinya di Suriah pada 9 Oktober melancarkan serangan lintas-perbatasan terhadap para pejuang Kurdi di Suriah timur laut setelah pengumuman penarikan militer AS.

Turki ingin mendirikan zona penyangga di tanah Suriah di sepanjang perbatasan selatannya untuk menjaga pasukan Kurdi yang dipandangnya sebagai "teroris".

Di bawah kesepakatan gencatan senjata yang diprakarsai AS yang diumumkan pekan lalu, suku Kurdi sampai Selasa malam harus menarik para pejuang mereka dari jalur sepanjang 120 kilometer di sepanjang perbatasan yang sebagian besar telah dibombardir selama operasi militer.

Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi telah menjadi sekutu utama Amerika Serikat (AS) dalam pertempuran melawan kelompok Negara Islam (IS atau ISIS) di Suriah, dengan jumlah 11.000 pejuang.

Penarikan diri AS sebagian besar telah dilihat sebagai pengkhianatan terhadap Kurdi Suriah, yang telah menghabiskan sebagian besar perang saudara negara itu bekerja menuju otonomi.

Damaskus sebelumnya menuduh Kurdi melakukan pengkhianatan atas aliansi mereka dengan Washington.

Serangan Turki memaksa Kurdi untuk mencari bantuan dari rezim dan membuat kesepakatan untuk mengerahkan pasukan Assad di beberapa daerah timur laut untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

Sejak itu tentara rezim Damaskus dikerahkan di kota perbatasan Kobane serta kota Manbij lebih jauh ke selatan, tanpa bentrok dengan pasukan Turki.

Assad telah berulang kali mengatakan dia pada akhirnya akan mengembalikan kontrol pemerintah atas semua bagian Suriah, mengusir pemberontak dan jihadis.
(ian)
Berita Terkait
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Ikut Campur Tanpa Kompromi di Suriah
Kekuasaan Bashar Al...
Kekuasaan Bashar Al Assad Terancam Tumbang, Pemberontak Kurdi Terus Berekspansi
Erdogan Ancam Kubur...
Erdogan Ancam Kubur Kurdi Suriah Jika Tak Letakkan Senjata
Kelompok Kurdi Sekutu...
Kelompok Kurdi Sekutu AS Tembak Jatuh Drone Amerika di Suriah
Suriah Bergejolak, Rusia...
Suriah Bergejolak, Rusia Nilai Hubungannya dengan Turki
Turki dan Qatar Penjamin...
Turki dan Qatar Penjamin Utama Pemerintahan Baru Suriah
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
14 menit yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
1 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
2 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
3 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
4 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
6 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved