Hadapi Kampanye Sulit, Justin Trudeau Dapat Dukungan Obama

Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:36 WIB
Hadapi Kampanye Sulit,...
Hadapi Kampanye Sulit, Justin Trudeau Dapat Dukungan Obama
A A A
OTTAWA - Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau menghadapi persaingan berat dalam pemilu mendatang. Dia pun berupaya melawan kampanye kotor yang dilancarkan lawan-lawannya.

Untungnya, dia mendapat dukungan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Survei menunjukkan Partai Liberal yang dipimpin Trudeau dan berkuasa sejak 2015 bersaing ketat dengan oposisi Partai Konservatif. Partai berkuasa diperkirakan kehilangan kursi mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Obama menyebut Trudeau pekerja keras dan pemimpin efektif yang mengatasi berbagai isu besar seperti perubahan iklim. "Dunia memerlukan kepemimpinannya yang progresif sekarang, dan saya berharap para tetangga kita di utara mendukung dia untuk periode selanjutnya," tweet Obama memberikan dukungan pada Trudeau.

Kedua pria itu memiliki hubungan dekat saat Obama masih menjabat sebagai presiden. Trudeau merupakan PM Kanada pertama dalam dua dekade yang diberi kehormatan oleh AS dengan makan malam kenegaraan. Saat itu Obama mengundang Trudeau dan istrinya ke Washington pada Maret 2016 setelah Trudeau menang pemilu pada Oktober.

Dukungan Obama itu muncul hanya beberapa jam setelah Trudeau menuduh Partai Konservatif melakukan kampanye paling kotor berdasarkan informasi salah. "Itu tak pernah kita lihat di negara ini," kata Trudeau menyoroti kampanye kotor yang dilancarkan lawan politiknya.

Survei yang dilakukan Nanos Research untuk CTV dan Globe serta surat kabar Mail menunjukkan Partai Konservatif meraih suara 32,5%, Partai Liberal 31,9%, dan Partai Demokrat Baru (NDP) 18,8%. Warga Kanada akan mengikuti pemilu pada Senin (21/10) mendatang.
(sfn)
Berita Terkait
Pembunuhan Warga India...
Pembunuhan Warga India di Kanada Memicu Hubungan India-Kanada Memburuk
Kebakaran Hutan Kanada...
Kebakaran Hutan Kanada Meluas, Rumah dan Mobil Hangus Terbakar
Tersandung Skandal dan...
Tersandung Skandal dan Berselisih dengan Trudeau, Menkeu Kanada Resign
Bawa Senapan M-14, Seorang...
Bawa Senapan M-14, Seorang Pria Serang Rumah PM Kanada
Dubes Indonesia dan...
Dubes Indonesia dan Kanada Siap Majukan Kerja Sama Bilateral
Hasil Copa America 2024:...
Hasil Copa America 2024: Perkasa, Argentina Kalahkan Kanada 2-0
Berita Terkini
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
1 jam yang lalu
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
1 jam yang lalu
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
3 jam yang lalu
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
3 jam yang lalu
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
4 jam yang lalu
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved