Lavrov Yakin Julian Assange Alami Penyiksaan di Penjara Inggris

Selasa, 15 Oktober 2019 - 20:56 WIB
Lavrov Yakin Julian...
Lavrov Yakin Julian Assange Alami Penyiksaan di Penjara Inggris
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, meyakini kemungkinan pendiri WikiLeaks, Julian Assange, disiksa saat berada dalam penahanan praperadilan di Inggris. Pada 1 Mei, Assange dijatuhi hukuman 50 minggu penjara karena melanggar persyaratan jaminan Inggrisnya.

Saat melakukan wawancara dengan Rossiya-24, Lavrov awalnya dimintai komentar publikasi transkrip rahasia percakapan telepon antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan mitranya dari Ukraina Vladimir Zelensky. Di mana, Lavrov menyebut ini adalah pendekatan yang salah.

"Anda dapat melihat bagaimana percakapan satu-lawan-satu diperlakukan di Washington, mereka berusaha untuk membuat dosa-dosa mengerikan lepas dari mereka. Tetapi, dalam kasus ini, banyak pertanyaan muncul mengenai kebebasan akses informasi," katanya, seperti dilansir Tass pada Selasa (15/10/2019).

"Dengan menjadikan prinsip ini kebenaran mutlak, seperti yang dicoba oleh Demokrat di Capitol Hill, mereka juga harus mencabut dakwaan terhadap (mantan kontraktor NSA) Edward Snowden, membebaskan Julian Assange dan berhenti menggunakan siksaan, di mana dia (Assange), dengan pandangan itu, turut (disiksa) saat berada di tahanan Inggris," sambungnya.

Berbicara tentang kontroversi transkrip di AS, Lavrov mencatat pentingnya kontak satu lawan satu dalam diplomasi.

"Bagaimanapun, saya percaya bahwa pertemuan satu-satu adalah ketika Anda dapat melihat seseorang di mata dan memahami betapa siapnya dia untuk tulus. Saya selalu menghormati orang-orang yang mengekspresikan ketulusan mereka tanpa merugikan kepentingan negara mereka, yang wajib dia lindungi. Di satu sisi, ini mungkin terdengar sangat paradoks. Itu kombinasi yang sulit, tapi saya jamin itu berhasil," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
31 menit yang lalu
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
1 jam yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
4 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
8 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved