Iran Nyatakan Siap Tengahi Pembicaraan Kurdi-Turki
Minggu, 13 Oktober 2019 - 10:50 WIB
Iran Nyatakan Siap Tengahi Pembicaraan Kurdi-Turki
A
A
A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyatakan, Iran siap membantu menengahi pembicaraan antara Turki dan Kurdi, khususnya Kurdi Suriah. Pernyataan ini datang ditengah operasi yang dilancarkan Turki di utara Suriah, yang menargetkan milisi Kurdi.
Zarif menuturkan, Iran siap untuk membantu menyatukan Kurdi Suriah, pemerintah di Damaskus dan Turki dalam upaya untuk membangun keamanan di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.
"Perjanjian Adana antara Turki dan Suriah, masih berlaku dan dapat menjadi jalan yang lebih baik untuk mencapai keamanan," kata Zarif dalam sebuah pernyataa di akun Twitternya.
"Iran dapat membantu menyatukan Kurdi Suriah, Pemerintah Suriah, dan Turki sehingga Tentara Suriah bersama-sama dengan Turki dapat menjaga perbatasan," sambungnya, seperti dilansir PressTV pada Minggu (12/10/2019).
Sebelumnya, Iran telah menuntut Turki untuk menghentikan serangan di utara Suriah dan segera angkat kaki dari negara tersebut. "Iran memahami kekhawatiran Turki atas keamanannya, tetapi bahwa solusi militer bukanlah cara untuk menyelesaikannya," kata Kementerian Luar Negeri Iran beberapa waktu lalu.
Teheran juga memperingatkan bahwa kampanye militer akan menyebabkan hilangnya banyak nyawa dan kerusakan material di Suriah, dan menegaskan kembali penentangannya terhadap operasi itu.
Zarif menuturkan, Iran siap untuk membantu menyatukan Kurdi Suriah, pemerintah di Damaskus dan Turki dalam upaya untuk membangun keamanan di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.
"Perjanjian Adana antara Turki dan Suriah, masih berlaku dan dapat menjadi jalan yang lebih baik untuk mencapai keamanan," kata Zarif dalam sebuah pernyataa di akun Twitternya.
"Iran dapat membantu menyatukan Kurdi Suriah, Pemerintah Suriah, dan Turki sehingga Tentara Suriah bersama-sama dengan Turki dapat menjaga perbatasan," sambungnya, seperti dilansir PressTV pada Minggu (12/10/2019).
Sebelumnya, Iran telah menuntut Turki untuk menghentikan serangan di utara Suriah dan segera angkat kaki dari negara tersebut. "Iran memahami kekhawatiran Turki atas keamanannya, tetapi bahwa solusi militer bukanlah cara untuk menyelesaikannya," kata Kementerian Luar Negeri Iran beberapa waktu lalu.
Teheran juga memperingatkan bahwa kampanye militer akan menyebabkan hilangnya banyak nyawa dan kerusakan material di Suriah, dan menegaskan kembali penentangannya terhadap operasi itu.
(esn)