Hard Rock Hotel New Orleans Ambruk, Satu Tewas dan 18 Terluka

Minggu, 13 Oktober 2019 - 06:01 WIB
Hard Rock Hotel New...
Hard Rock Hotel New Orleans Ambruk, Satu Tewas dan 18 Terluka
A A A
WASHINGTON - Setidaknya satu orang tewas dan 18 orang dilaporkan terluka setelah bangunan Hard Rock Hotel di New Orleans, dengan lantai atasnya jatuh ke jalan di bawahnya. Sementara itu tiga orang lainnya dikabarkan hilang.

Sebuah rekaman dramatis menunjukkan momen-momen puncak gedung 18 lantai, yang telah dibangun selama berbulan-bulan, runtuh sekitar pukul 9 pagi waktu setempat di French Quarter yang bersejarah di kota itu.

Crains, scaffolding, lantai atas, dan sebagian besar bagian depan hotel runtuh ketika pekerja konstruksi terlihat berlari keluar dari bagian bawah gedung dan ke jalan.

Satu orang telah dikonfirmasi tewas oleh pejabat kota dan gubernur Louisiana John Bel Edwards. Sementara 18 orang yang terluka dan dilarikan ke rumah sakit di mana mereka berada dalam kondisi stabil.

Dilaporkan tiga orang lainnya masih belum ditemukan di reruntuhan bangunan, yang masih dianggap tidak stabil dengan lajur setinggi 270 kaki yang menjulang di atas.

Video lain di media sosial diambil oleh seseorang di atas salah satu trem kota yang terkenal saat mendekati situs ketika bangunan itu runtuh.

Video itu menunjukkan apa yang tampak seperti struktur logam - bagian dari bangunan atau peralatan konstruksi - jatuh ke tanah dan orang-orang berlarian dari tempat kejadian ketika awan-awan debu mengepul di sekitar trem, mengaburkan pandangan seperti kabut tebal.

Banyak hotel di sekitarnya dievakuasi, termasuk sebuah asrama di seberang jalan tempat tamu Sue Hurley, 68, tinggal.

"Saya mendengar suara keras dan mengira itu adalah pesawat yang jatuh. Kemudian, hostel itu bergetar," ujarnya seperti dikutip dari Metro, Minggu (13/10/2019).

Sue yang ketakutan mengatakan adegan itu mengingatkannya akan serangan teroris 11 September. "Kebisingan suaranya itu sekuar kecelakaan 11/9. Debu setebal itu," imbuhnya.

Seorang tamu asrama lainnya, Michael Arbeiter (30) dari Jerman, mengatakan dia baru saja keluar dari kamar mandi ketika ruangannya bergetar.

"Saya tidak yakin apa yang terjadi tetapi mereka mengatakan kepada kami untuk keluar dari sini," katanya. "Seharusnya aku tinggal sampai hari Senin. Syukurlah itu bukan 11/9," sambungnya.

Gubernur Louisiana mendesak warganya untuk menjauh dari daerah itu, yang masih dianggap tidak stabil.

Matt Worges yang melihat keruntuhan dari gedung tua The Times-Picayune di dekatnya mendengar suara gemuruh yang dalam - seperti pesawat terbang.

Bangunan Hotel Hard Rock New Orleans tengah dibangun di sudut Rampart Street dan Canal Street, sebuah boulevard luas di luar Quarter, yang dipenuhi restoran, hotel, dan pengecer. Canal Street, yang membawa enam jalur lalu lintas, memisahkan Quarter dari kawasan bisnis utama kota.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
1 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
5 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
6 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
7 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
8 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
9 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved