Operasi Militer Turki di Suriah Dikritik, Erdogan Naik Pitam

Kamis, 10 Oktober 2019 - 22:48 WIB
Operasi Militer Turki...
Operasi Militer Turki di Suriah Dikritik, Erdogan Naik Pitam
A A A
ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyep Erdogan, naik pitam atas kritikan dunia internasional atas operasi militer negaranya di Suriah yang menyasar pejuang Kurdi. Dunia internasional khawatir jika operasi militer itu akan semakin mengganggu stabilitas Timur Tengah yang sudah bergejolak.

Menyerang Uni Eropa, Erdogan mengancam akan mengirim 3,6 juta pengungsi Suriah di Turki jikan negara-negara Benua Biru itu menyebut serangan di Suriah sebagai invasi.

"Kami akan membuka gerbang dan mengirim 3,6 juta pengungsi ke jalan Anda," Erdogan memperingatkan seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (10/10/2019).

Ia pun mengecam kekuatan Arab macam Arab Saudi serta Mesir, yang telah melemparkan kritik atas aksi militer Turki, dengan mengatakan mereka yang menolak tindakan Ankara di Suriah sudah "tidak jujur."

"Mereka tidak jujur, mereka hanya mengarang kata-kata," kata Erdogan, merujuk pada Arab Saudi dan Mesir.

"Namun, kami mengambil tindakan dan itulah perbedaan di antara kami," katanya kepada para pejabat dari Partai AK yang berkuasa di Ankara.

Erdogan mengatakan Presiden Abdel Fattah el-Sisi tidak bisa mengutuk Turki karena Mesir di bawah pemerintahannya adalah "pembunuh demokrasi".

Tindakan militer Turki terhadap para pejuang Kurdi di timur laut Suriah bertujuan memulihkan struktur demografis wilayah itu dan mengirim orang-orang Suriah kembali ke rumah mereka sendiri, kata Erdogan, sambil menambahkan 109 teroris telah terbunuh sejauh ini dalam operasi itu.

Operasi mmiliter Turki di Suriah dimulai beberapa hari setelah pasukan Amerika Serikat (AS) mundur dari perbatasan. Pejabat senior AS mengecam keputusan Presiden Donald Trump karena meninggalkan Kurdi Suriah, sekutu setia Washington dalam perang melawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah.

Trump sendiri menyebut serangan Turki itu "gagasan buruk" dan mengatakan dia tidak mendukungnya. Dia mengatakan dia berharap Turki melindungi warga sipil dan minoritas agama dan mencegah krisis kemanusiaan - seperti yang dikatakan Turki. (Baca juga: Trump: Invasi Turki ke Suriah Ide Buruk )
(ian)
Berita Terkait
5 Permainan Intervensi...
5 Permainan Intervensi Penuh Risiko yang Dilakukan Erdogan di Suriah
Erdogan Dukung Penuh...
Erdogan Dukung Penuh Integritas Teritorial Suriah
Iran Tolak Kehadiran...
Iran Tolak Kehadiran Militer Turki di Suriah dan Irak
Pemberontak Bangkit,...
Pemberontak Bangkit, Erdogan Peringatkan Pemerintah Suriah
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Tetap di Suriah Hingga Rakyat Suriah Bebas
Bom Guncang Afrin Suriah,...
Bom Guncang Afrin Suriah, 40 Warga Sipil Tewas Termasuk 11 Anak
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
6 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
7 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
8 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
9 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
10 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
12 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved