Rusia Desak Assad-Kurdi Bertemu Bahas Masalah Perbatasan Turki-Suriah
Rabu, 09 Oktober 2019 - 17:36 WIB
Rusia Desak Assad-Kurdi Bertemu Bahas Masalah Perbatasan Turki-Suriah
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Moskow telah menyerukan dialog Kurdi-Damaskus untuk menyelesaikan masalah di perbatasan Suriah-Turki. Seruan ini datang setelah Turki mengatakan siap melancarkan operasi militer di utara Suriah, dengan target utama ISIS dan milisi Kurdi.
“Kami menghubungi perwakilan dari pihak Kurdi dan perwakilan pemerintah Suriah, dan mengkonfirmasi bahwa kami mendorong mereka untuk memulai dialog untuk menyelesaikan masalah di bagian Suriah ini, termasuk masalah memastikan keamanan di perbatasn Suriah dan Turki," ucap Lavrov.
"Seperti sebelumnya, ini (dialog) adalah satu-satunya cara untuk mencapai stabilitas," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Spuntik pada Rabu (9/10/2019).
Lavrov kemudian menuturkan, dia telah melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu. Dalam pembicaraan itu, papar Lavrov, avusoglu telah mengkonfirmasi bahwa Ankara menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Suriah.
“Kami telah berulang kali menyuarakan posisi kami tentang apa yang terjadi di Suriah timur laut, termasuk di wilayah perbatasan Suriah-Turki. Dan posisi kami sangat jelas, berdasarkan pada kebutuhan untuk menyelesaikan semua masalah dari bagian Suriah ini melalui dialog antara pemerintah pusat di Damaskus dan perwakilan masyarakat Kurdi yang secara tradisional tinggal di wilayah ini," ungkapnya.
Moskow, papar Lavrov, berkomitmen untuk mempromosikan dialog antara Kurdi dan Damaskus, karena ia melihat hal itu sebagai satu-satunya untuk menciptakan keamanan dan stabilias di Suriah.
“Kami menghubungi perwakilan dari pihak Kurdi dan perwakilan pemerintah Suriah, dan mengkonfirmasi bahwa kami mendorong mereka untuk memulai dialog untuk menyelesaikan masalah di bagian Suriah ini, termasuk masalah memastikan keamanan di perbatasn Suriah dan Turki," ucap Lavrov.
"Seperti sebelumnya, ini (dialog) adalah satu-satunya cara untuk mencapai stabilitas," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Spuntik pada Rabu (9/10/2019).
Lavrov kemudian menuturkan, dia telah melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu. Dalam pembicaraan itu, papar Lavrov, avusoglu telah mengkonfirmasi bahwa Ankara menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Suriah.
“Kami telah berulang kali menyuarakan posisi kami tentang apa yang terjadi di Suriah timur laut, termasuk di wilayah perbatasan Suriah-Turki. Dan posisi kami sangat jelas, berdasarkan pada kebutuhan untuk menyelesaikan semua masalah dari bagian Suriah ini melalui dialog antara pemerintah pusat di Damaskus dan perwakilan masyarakat Kurdi yang secara tradisional tinggal di wilayah ini," ungkapnya.
Moskow, papar Lavrov, berkomitmen untuk mempromosikan dialog antara Kurdi dan Damaskus, karena ia melihat hal itu sebagai satu-satunya untuk menciptakan keamanan dan stabilias di Suriah.
(esn)