Eropa Desak Korut Serahkan Senjata Nuklir dan Program Rudal

Rabu, 09 Oktober 2019 - 04:27 WIB
Eropa Desak Korut Serahkan...
Eropa Desak Korut Serahkan Senjata Nuklir dan Program Rudal
A A A
NEW YORK - Lima negara Eropa anggota Dewan Keamanan (DK) PBB mendesak Korea Utara (Korut) untuk mengambil langkah-langkah konkret untuk menyerahkan senjata nuklir dan program rudal balistiknya dengan lengkap, dapat diverifikasi, dan tidak dapat diubah.

Hal itu tertuang dalam pernyataan bersama menyusul pertemuan tertutup DK PBB terkait peluncuran rudal terbaru Korut. Pertemuan itu sendiri diminta oleh Jerman, Inggris, dan Prancis. (Baca juga: DK PBB Bakal Gelar Pertemuan Bahas Uji Coba Rudal Korut )

Peluncuran rudal terbaru ini adalah langkah paling provokatif oleh Korut sejak memulai kembali dialog dengan Amerika Serikat (AS) pada 2018 dan mengikuti serangkaian uji coba rudal lainnya selama beberapa bulan terakhir. Resolusi Dewan Keamanan AS melarang Pyongyang menggunakan teknologi rudal balistik. (Baca juga: Korut Akui Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam )

Anggota dewan Eropa menggambarkan peluncuran ini merusak keamanan dan stabilitas regional, dan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

“Sangat penting bahwa Dewan Keamanan menjunjung tinggi resolusi. Sanksi internasional harus tetap ada dan ditegakkan secara penuh dan ketat,” bunyi pernyataan bersama negara-negara Eropa itu, termasuk Belgia dan Polandia seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/10/2019).

Anggota Dewan Keamanan PBB asal Eropa mendesak Korut untuk terlibat dengan itikad baik dalam negosiasi yang berarti dengan AS, dan untuk mengambil langkah konkret dengan tujuan untuk meninggalkan semua senjata pemusnah massal dan program rudal balistik dengan cara yang lengkap, dapat diverifikasi, dan tidak dapat diubah.

Korut sebelumnya memperingatkan AS, Inggris, Prancis dan Jerman pada hari Senin bahwa mengangkat masalah uji coba rudal Pyongyang di Dewan Keamanan PBB akan membuat Korut untuk mempertahankan kedaulatannya.

Uji coba minggu lalu datang menjelang pembicaraan nuklir baru antara Korut dan AS di Swedia. Pembicaraan tingkat kerja itu sendiri terputus pada hari Sabtu setelah Pyongyang menyalahkan Washington karena tidak fleksibel. (Baca juga: Pembicaraan Nuklir Korut dengan AS Terputus )

Dalam sebuah pernyataan Korut mengatakan tidak ada rencana alternatif dari AS guna membawa perundingan nuklir mereka yang macet ke pertemuan lain yang diusulkan Swedia dalam dua minggu ke depan. Korut memperingatkan bahwa negara itu akan menunggu hanya sampai akhir tahun bagi Amerika Serikat untuk mengubah arah.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
AS Cs Kutuk Peluncuran...
AS Cs Kutuk Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
Lagi, Korea Utara Tembakkan...
Lagi, Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik
Tanggapi Krisis Politik...
Tanggapi Krisis Politik Korea Selatan, Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Pertama Tahun 2025
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Rudal Balistik Antar Benua di Parade Militer
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
6 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
7 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
8 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
9 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
10 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
12 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved