AS Tawarkan Rp141 M untuk Info Serangan yang Tewaskan Tentaranya

Minggu, 06 Oktober 2019 - 09:58 WIB
AS Tawarkan Rp141 M...
AS Tawarkan Rp141 M untuk Info Serangan yang Tewaskan Tentaranya
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) menawarkan Rp141 miliar untuk informasi tentang serangan mematikan yang menewaskan empat tentaranya di Niger pada 2017 lalu. Selain empat tentara AS, empat tentara Nigeria juga menjadi korban dalam serangan itu.

Para pejabat AS mencari identifikasi atau lokasi dari Adnan Abu Walid al-Sahrawi. Menurut AS, Abu Walid adalah kepala organisasi Negara Islam di Sahara (ISIS GS). Kelompok ini mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap patroli gabungan AS-Nigeria di dekat desa Tongo Tongo, Niger, yang terjadi pada 4 Oktober 2017.

Deplu AS menawarkan Rp70 miliar untuk informasi yang mengarah ke Abu Walid dan Rp70 miliar lainnya untuk informasi yang mengarah pada penangkapan atau hukuman di negara mana pun terhadap individu yang melakukan atau membantu atau bersekongkol dalam serangan 2017 itu seperti dikutip dari ABC News, Minggu (6/10/2019).

Sersan Bryan C. Black, Sersan Dustin M. Wright, Sersan Jeremiah W. Johnson dan Sersan La David Johnson tewas saat penyergapan terjadi. Para prajurit itu menemani satu peleton tentara Nigerien ketika mereka diserang oleh sekitar 120 pejuang yang berafiliasi dengan ISIS di dekat perbatasan dengan Mali.

Investigasi militer sebelumnya menemukan bahwa misi di Niger tidak disetujui oleh otoritas yang tepat dan tentara di sana tidak dilatih untuk misi khusus itu.

"Saya mengambil kepemilikan untuk semua insiden yang terkait dengan penyergapan 4 Oktober," kata Jenderal Thomas Waldhauser, komandan Komando Afrika AS pada konferensi pers Pentagon Mei 2018.

"(Saya tegaskan) lagi, Saya bertanggung jawab," tegasnya.

Awal tahun ini, pihak keluarga mengecam keputusan untuk tidak menghukum perwira berpangkat tinggi dalam insiden penyergapan di Niger setelah mengetahui tidak akan ada tindakan disipliner lebih lanjut bagi para pejabat Angkatan Darat selain surat teguran.

"Saya tidak melihat bagaimana orang-orang dalam rantai komando langsung dipromosikan ketika keputusan yang mereka ambil untuk komandan di lapang berperan penting dalam kematian putra saya," ujat Arnold Wright, ayah dari Sersan Wright.
(ian)
Berita Terkait
Perbedaan Niger dan...
Perbedaan Niger dan Nigeria, Dua Negara Afrika yang Namanya Hampir Sama
Tak Hanya Diplomat Prancis,...
Tak Hanya Diplomat Prancis, Niger Juga Usir Dubes AS, Jerman, dan Nigeria
Nigeria Putus Pasokan...
Nigeria Putus Pasokan Listrik ke Niger
Blok Afrika Barat Sebut...
Blok Afrika Barat Sebut Intervensi Militer di Niger Upaya Terakhir
Niger Ungkap Alasan...
Niger Ungkap Alasan Putuskan Hubungan Militer dengan AS, Salah Satunya Kesal Diancam
Ogah Jadi Basis Tentara...
Ogah Jadi Basis Tentara AS, Negara Ini Putuskan Hubungan Militer dengan Amerika
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
30 menit yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
1 jam yang lalu
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
2 jam yang lalu
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
3 jam yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
4 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved