Teroris Pembantai Jamaah Masjid Selandia Baru Cabut Permintaan Pindah Sidang

Kamis, 03 Oktober 2019 - 08:13 WIB
Teroris Pembantai Jamaah...
Teroris Pembantai Jamaah Masjid Selandia Baru Cabut Permintaan Pindah Sidang
A A A
CHRISTCHURCH - Pelaku pembantai 51 jamaah salat Jumat di dua masjid Selandia Baru membatalkan permintaannya agar persidangannya di pindah ke kota lain. Permintaan itu disampaikan terdakwa pada sidang Agustus lalu melalui pengacaranya.

Pada sidang 15 Agustus lalu, Hakim Pengadilan Tinggi, Cameron Mander, mengatakan terdakwa meminta persidangan pada hari ini, Kamis (3/10/2019) dipindah ke Auckland, kota terbesar di Selandia Baru. Selama menunggu jadwal sidang, terdakwa Brenton Tarrant, asal Australia, akan tetap ditahan. (Baca juga: Teroris Pembantai 51 Jamaah Masjid Christchurch Minta Sidang Dipindah )

Perkembangan tidak terduga ini disambut baik oleh para penyintas dan kerabat yang berduka atas serangan pada 15 Maret lalu. Mereka khawatir harus pergi ke Auckland untuk tampil sebagai saksi atau menyaksikan proses persidangan seperti dikutip dari ABC News.

Sebanyak 80 orang atau lebih yang memenuhi ruang sidang pengadilan Christchurch tidak senang dengan sikap pelaku penembakan, Brenton Tarrant, pria asal Australia berusia 28 tahun.

Tarrant muncul melalui tautan video dari penjara dengan keamanan maksimum tempat dia ditahan.

Selama pendengaran singkat, dia menyeringai, mengedipkan mata dan mencoba meneriakkan sesuatu dengan tangan yang ditangkupkan di mulutnya.

Persidangannya dijadwalkan pada Juni mendatang.

Brenton Tarrant, menggunakan senjata semi otomatis, membantai 51 jamaah yang menghadiri salat Jumat di Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Centre di Christchurch selatan, Selandia Baru. Ia juga menyiarkan secara langsung aksi kejinya itu di halaman Facebooknya.

Tarrant, yang mengaku tidak bersalah, diketahui adalah bagian dari kelompok supremasi kulit putih.
(ian)
Berita Terkait
Angkat Keberagaman,...
Angkat Keberagaman, Ardern Tunjuk Wanita Maori Bertato hingga Pria Gay Dalam Kabinetnya
Bulan Depan, Selandia...
Bulan Depan, Selandia Baru Kembali Gelar Turnamen Tenis
Tersesat, Pinguin Antartika...
Tersesat, Pinguin Antartika Ini Berenang 3.000 km ke Selandia Baru
Selandia Baru Heboh,...
Selandia Baru Heboh, Kelelawar Menangkan Kontes Burung Tahunan
Negara Paling Damai...
Negara Paling Damai di Tahun 2022 Menurut Global Peace Index
Pelaku Penembakan Polisi...
Pelaku Penembakan Polisi Selandia Baru Tertangkap
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
21 menit yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
9 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
10 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
11 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
12 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
13 jam yang lalu
Infografis
Pembantai 51 Jamaah...
Pembantai 51 Jamaah Masjid Christchurch Ingin Banding
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved