Biro Travel Tertua Dunia Thomas Cook Kolaps, Ratusan Ribu Pelancong Telantar

Senin, 23 September 2019 - 14:35 WIB
Biro Travel Tertua Dunia...
Biro Travel Tertua Dunia Thomas Cook Kolaps, Ratusan Ribu Pelancong Telantar
A A A
LONDON - Thomas Cook, biro travel tertua di dunia, kolaps pada Senin (23/2019). Lantaran gulung tikar itulah, ratusan ribu wisatawan di seluruh dunia telantar dan memicu upaya repatriasi masa damai terbesar dalam sejarah Inggris.

Kepala Eksekutif Thomas Cook, Peter Fankhauser, menyampaikan penyesalan yang mendalam karena perusahaan telah gulung tikar setelah gagal mengamankan paket penyelamatan dari para kreditornya.

Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) Inggris mengatakan Thomas Cook sekarang telah berhenti berdagang dan regulator serta pemerintah akan bekerja sama untuk membawa lebih dari 150.000 pelanggan Inggris pulang selama dua minggu ke depan.

"Saya ingin meminta maaf kepada jutaan pelanggan kami, dan ribuan karyawan, pemasok, dan mitra yang telah mendukung kami selama bertahun-tahun," kata Fankhauser dalam sebuah pernyataan yang dirilis Senin dini hari.

"Ini adalah masalah penyesalan yang mendalam kepada saya dan anggota dewan lainnya bahwa kami tidak berhasil," ujarnya, dikutip Reuters.

Pemerintah dan regulator penerbangan mengatakan bahwa karena skala situasinya, beberapa gangguan tidak dapat dihindari.

"Thomas Cook telah menghentikan perdagangan sehingga semua penerbangan Thomas Cook sekarang dibatalkan," kata CAA.

Runtuhnya biro travel Thomas Cook menandai berakhirnya salah satu perusahaan tertua di Inggris yang memulai kehidupannya pada tahun 1841 dengan menjalankan perjalanan kereta api lokal sebelum selamat dari dua perang dunia untuk merintis paket liburan pertama di Eropa dan kemudian lebih jauh.

Perusahaan ini sekarang mengelola hotel, resor, dan maskapai penerbangan untuk 19 juta orang per tahun di 16 negara. Saat ini, biro travel itu memiliki 600.000 orang di luar negeri, dan memaksa pemerintah dan perusahaan asuransi untuk mengoordinasikan operasi penyelamatan besar.

Gambar yang di-posting di media sosial menunjukkan pesawat Thomas Cook dialihkan dari tribun normal, dan ditinggalkan begitu pesawat mendarat.

Perusahaan runtuh oleh utang sebesar £1,7 miliar. Thomas Cook telah dilanda persaingan online, pasar travel yang terus berubah, dan peristiwa geopolitik yang dapat mengakhiri musim panasnya.

Gelombang panas Eropa tahun lalu juga menghantam perusahaan karena pelanggan menunda pemesanan pada menit-menit terakhir.

Keruntuhan perusahaan memiliki potensi untuk memicu adegan kacau di seluruh dunia, dengan wisatawan terjebak di hotel-hotel yang belum dibayar di lokasi yang jauh seperti Goa, Gambia dan Yunani.

Dalam jangka waktu yang lebih panjang, ini juga dapat menekan ekonomi tujuan terbesarnya, seperti Spanyol dan Turki, meninggalkan pemasok bahan bakar, dan memaksa penutupan ratusan agen perjalanannya di jalan-jalan raya Inggris.

Pemerintah Inggris dan regulator penerbangan telah menyusun rencana untuk menggunakan maskapai penerbangan lain guna membawa pulang orang Inggris.

Di Jerman—salah satu pasar pelanggan terbesar untuk Thomas Cook—perusahaan asuransi akan mengambil alih.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
10 menit yang lalu
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
35 menit yang lalu
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
1 jam yang lalu
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
3 jam yang lalu
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
4 jam yang lalu
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved