Senator AS Sebut Iran Dalam Keadaan Putus Asa
Minggu, 22 September 2019 - 18:47 WIB
Senator AS Sebut Iran Dalam Keadaan Putus Asa
A
A
A
WASHINGTON - Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Bill Cassidy mengatakan, Iran jelas dalam keadaan putus asa. Dia lalu menyebut mungkin ada indikasi bahwa sanksi terhadap Iran bekerja.
"Ketika Anda membaca tentang bagaimana mereka (rezim Iran) tidak bisa lagi mendanai dana pensiun, sehingga pensiunan yang bergantung pada dolar pensiun itu tidak akan memiliki dolar pensiun itu," kata Cassidy.
"AS seharusnya tidak mendorong perang, kita harus terus bekerja untuk sesuatu yang membantu orang-orang Iran putus dari tirani yang menghalangi bangsa Iran dari mencapai potensinya," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (22/9).
Komentar Cassidy datang di tengah meningkatnya ketegangan di Teluk Arab, setelah serangan terhadap fasilitas minyak milik Saudi Aramco oleh apa yang diidentifikasi oleh penyelidik sebagai senjata Iran. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo pada hari Rabu menyebut serangan terhadap instalasi minyak Arab Saudi sebagai tindakan perang.
Terkait dengan hal ini, Cassidy mentakan bahwa semua pihak dapat berargumen bahwa ini adalah cara Iran untuk mendapat perhatian yang tidak memiliki cara lain untuk memecah cengkeraman ini.
"Ini bisa menjadi indikasi bahwa sanksi tersebut dapat mencapai tujuan mereka, yang idealnya membuat Iran memahami bahwa mereka harus mengubah arah," tukasnya.
"Ketika Anda membaca tentang bagaimana mereka (rezim Iran) tidak bisa lagi mendanai dana pensiun, sehingga pensiunan yang bergantung pada dolar pensiun itu tidak akan memiliki dolar pensiun itu," kata Cassidy.
"AS seharusnya tidak mendorong perang, kita harus terus bekerja untuk sesuatu yang membantu orang-orang Iran putus dari tirani yang menghalangi bangsa Iran dari mencapai potensinya," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (22/9).
Komentar Cassidy datang di tengah meningkatnya ketegangan di Teluk Arab, setelah serangan terhadap fasilitas minyak milik Saudi Aramco oleh apa yang diidentifikasi oleh penyelidik sebagai senjata Iran. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo pada hari Rabu menyebut serangan terhadap instalasi minyak Arab Saudi sebagai tindakan perang.
Terkait dengan hal ini, Cassidy mentakan bahwa semua pihak dapat berargumen bahwa ini adalah cara Iran untuk mendapat perhatian yang tidak memiliki cara lain untuk memecah cengkeraman ini.
"Ini bisa menjadi indikasi bahwa sanksi tersebut dapat mencapai tujuan mereka, yang idealnya membuat Iran memahami bahwa mereka harus mengubah arah," tukasnya.
(esn)