Pejabat UEA: Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi Eskalasi yang Berbahaya

Selasa, 17 September 2019 - 14:02 WIB
Pejabat UEA: Serangan...
Pejabat UEA: Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi Eskalasi yang Berbahaya
A A A
DUBAI - Serangan terhadap pabrik minyak di Arab Saudi adalah eskalasi yang berbahaya dan masyarakat internasional harus mendukung Riyadh dan memastikan stabilitas regional. Hal itu dikatakan seorang pejabat senior Uni Emirat Arab (UEA).

Arab Saudi mengatakan temuan awal mengindikasikan serangan hari Sabtu yang memotong setengah produksi minyak kerajaan dilakukan dengan senjata Iran. Riyadh mengatakan pihaknya mampu merespons dengan paksa dan mendesak para pakar AS untuk membantu menyelidiki serangan itu.

"Membenarkan serangan teroris yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap fasilitas Aramco berdasarkan perkembangan perang Yaman benar-benar tidak dapat diterima," kata Menteri Negara Luar Negeri Anwar Gargash dalam tweetnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (17/9/2019).

Hal itu dilontarkannya menanggapi komentar Iran bahwa serangan itu dilakukan oleh warga Yaman sebagai tanggapan untuk perang.

Kelompok Houthi yang bersebelahan dengan Iran mengklaim atas serangan itu dan Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan serangan itu dilakukan oleh "orang Yaman" yang membalas serangan oleh koalisi militer yang dipimpin Saudi dalam perang lebih dari empat tahun dengan Houthi.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan sepertinya Iran berada di balik serangan itu. Namun Iran menolak semua tudingan yang diarahkan kepadanya.

Koalisi pimpinan Saudi yang bertempur di Yaman, yang meliputi UEA, mengatakan temuan awal menunjukkan serangan itu tidak datang dari Yaman dan bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki dari mana asalnya.
(ian)
Berita Terkait
Ini Perbedaan Arab Saudi...
Ini Perbedaan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab
Perayaan Hari Nasional...
Perayaan Hari Nasional ke-52 Uni Emirat Arab di Jakarta
Ragam Model Sistem Pemerintahan...
Ragam Model Sistem Pemerintahan Negara Islam Kontemporer
Mengapa Negara-Negara...
Mengapa Negara-Negara Anggota Baru BRICS Mayoritas Muslim?
Misi di Balik BRICS...
Misi di Balik BRICS Gaet Negara-negara Muslim Jadi Anggota Baru
Putin akan Kunjungi...
Putin akan Kunjungi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, Bahas Isu Timur Tengah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
5 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
6 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
7 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
8 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
9 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
10 jam yang lalu
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved