Iran Pastikan Rouhani Tak akan Bertemu Trump di PBB
Selasa, 17 September 2019 - 00:35 WIB
Iran Pastikan Rouhani Tak akan Bertemu Trump di PBB
A
A
A
TEHERAN - Iran mengatakan, bahwa tidak akan ada pertemuan antara Presiden Iran, Hassan Rouhani dan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York. Sidang Majelis Umum PBB biasanya digelar pada minggu ketiga bulan September.
"Acara seperti itu (pertemuan Trump-Rouhani di New York) tidak ada dalam agenda kami, juga tidak akan terjadi. Pertemuan semacam itu tidak akan terjadi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.
Sementara itu, juru bicara pemerintah Iran, Ali Rabiei kembali menegaskan bahwa tidak akan ada pertemuan dengan Trump selama AS masih menerapkan sanksi terhadap Teheran.
"Menghentikan semua sanksi adalah prasyarat yang sangat diperlukan untuk diplomasi konstruktif. Kami mengadakan pertemuan ketika kami yakin bahwa masalah rakyat kami dapat diselesaikan. Sanksi harus dicabut, dan AS harus menghormati negara Iran," ucap Rabei, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (17/9).
Sebelumnya, Trump mengaku siap bertemu dengan para pejabat Iran. Namun, Trump membantah laporan bahwa dia siap bertemu dengan para pejabat Iran tanpa syarat.
"Berita palsu mengatakan bahwa saya bersedia untuk bertemu dengan Iran, tanpa syarat apapun. Itu pernyataan yang salah (seperti biasa)," kata Trump melalui akun Twitternya.
"Acara seperti itu (pertemuan Trump-Rouhani di New York) tidak ada dalam agenda kami, juga tidak akan terjadi. Pertemuan semacam itu tidak akan terjadi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.
Sementara itu, juru bicara pemerintah Iran, Ali Rabiei kembali menegaskan bahwa tidak akan ada pertemuan dengan Trump selama AS masih menerapkan sanksi terhadap Teheran.
"Menghentikan semua sanksi adalah prasyarat yang sangat diperlukan untuk diplomasi konstruktif. Kami mengadakan pertemuan ketika kami yakin bahwa masalah rakyat kami dapat diselesaikan. Sanksi harus dicabut, dan AS harus menghormati negara Iran," ucap Rabei, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (17/9).
Sebelumnya, Trump mengaku siap bertemu dengan para pejabat Iran. Namun, Trump membantah laporan bahwa dia siap bertemu dengan para pejabat Iran tanpa syarat.
"Berita palsu mengatakan bahwa saya bersedia untuk bertemu dengan Iran, tanpa syarat apapun. Itu pernyataan yang salah (seperti biasa)," kata Trump melalui akun Twitternya.
(esn)