Rusia Cari Informasi Terduga Mata-mata AS Lewat Interpol
Jum'at, 13 September 2019 - 19:46 WIB
Rusia Cari Informasi Terduga Mata-mata AS Lewat Interpol
A
A
A
MOSKOW - Rusia dilaporkan telah meminta Washington melalui Interpol untuk memberikan informasi mengenai Oleg Smolenkov. Smolenkov adalahmantan staf administrasi kepresidenan Rusia, yang diduga sebagai mata-mata CIA di Kremlin.
"Seorang warga Rusia menghilang di wilayah negara asing bersama keluarganya. Dua tahun kemudian, media Amerika Serikat (AS) mengeluarkan cerita bahwa dia ada di wilayah AS," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, seperti dilansir PressTV pada Jumat (13/9).
"Tidak perlu dikatakan bahwa informasi ini menuntut verifikasi melalui norma-norma prosedural yang tepat. Dengan mengingat hal itu, Interpol dihadapkan dengan pertanyaan mengenai hilangnya seorang warga negara asing dan kehadirannya di wilayah AS," sambungnya.
Dia lebih lanjut menggarisbawahi bahwa laporan media AS terbaru yang menyatakan campur tangan pemilu oleh Moskow terkait dengan politik domestik Amerika ketika kampanye oleh calon presiden terus memanas adalah propaganda klasik Washington.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan bahwa ia belum pernah bertemu Smolenkov. "Saya belum pernah melihatnya (Smolenkov), saya belum pernah bertemu dengannya, dan saya belum melacak karirnya maupun pergerakannya," kata Lavrov.
"Seorang warga Rusia menghilang di wilayah negara asing bersama keluarganya. Dua tahun kemudian, media Amerika Serikat (AS) mengeluarkan cerita bahwa dia ada di wilayah AS," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, seperti dilansir PressTV pada Jumat (13/9).
"Tidak perlu dikatakan bahwa informasi ini menuntut verifikasi melalui norma-norma prosedural yang tepat. Dengan mengingat hal itu, Interpol dihadapkan dengan pertanyaan mengenai hilangnya seorang warga negara asing dan kehadirannya di wilayah AS," sambungnya.
Dia lebih lanjut menggarisbawahi bahwa laporan media AS terbaru yang menyatakan campur tangan pemilu oleh Moskow terkait dengan politik domestik Amerika ketika kampanye oleh calon presiden terus memanas adalah propaganda klasik Washington.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan bahwa ia belum pernah bertemu Smolenkov. "Saya belum pernah melihatnya (Smolenkov), saya belum pernah bertemu dengannya, dan saya belum melacak karirnya maupun pergerakannya," kata Lavrov.
(esn)