Malaysia pada RI: Bukan Protes, Kami Ingin Bantu Atasi Kebakaran Hutan

Kamis, 12 September 2019 - 10:04 WIB
Malaysia pada RI: Bukan...
Malaysia pada RI: Bukan Protes, Kami Ingin Bantu Atasi Kebakaran Hutan
A A A
JAKARTA - Malaysia tidak protes dan menunjuk jari pada Indonesia atas masalah kabut asap saat ini. Sebaliknya, negara tetangga itu menawarkan bantuan untuk mengatasi kebakaran hutan di beberapa provinsi.

Duta Besar (Dubes) Malaysia untuk Indonesia, Zainal Abidin Bakar, mengatakan surat resmi dari pemerintah Malaysia melalui Menteri Energi, Teknologi, Ilmu Pengetahuan, Perubahan Iklim dan Lingkungan Yeo Bee Yin, telah dikirim kepada pemerintah Indonesia baru-baru ini.

"Ini bukan surat protes, tetapi niat Malaysia untuk membantu dalam menangani kabut asap (untuk memerangi kebakaran di kawasan hutan dan pertanian di Indonesia)," katanya kepada wartawan setelah resepsi Hari Nasional Malaysia 2019, Rabu (11/9/2019) malam seperti dikutip Bernama.

Pernyatan Dubes Zainal itu muncul ketika diminta untuk mengomentari pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia, Siti Nurbaya Bakar. Surat dari Malaysia itu dianggap sebagai protes dengan menuduh Indonesia sebagai penyebab tunggal munculnya kabut asap di Malaysia. (Baca: Akibat Kabut Asap Indonesia, Malaysia Sebar 0,5 Juta Masker dan Tutup 409 Sekolah )

Menteri Siti menulis surat kepada Zainal untuk meminta klarifikasi tentang masalah itu. Menurut Siti, berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia, kabut asap dari kebakaran di Kalimantan terdeteksi menyeberang ke Malaysia hanya satu jam pada 8 September.

"Asap yang memasuki Malaysia, ke Kuala Lumpur, berasal dari Sarawak dan dari Semenanjung Malaysia, dan mungkin dari bagian Kalimantan Barat. Jadi (Malaysia) harus objektif dalam menjelaskannya," katanya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi mengaku dia belum menerima surat protes dari Malaysia mengenai masalah ini.

"Sejauh ini saya belum menerima (surat protes), (tetapi) Menteri Siti Nurbaya dan BMKG telah mengeluarkan pernyataan tentang masalah ini," kata Retno.

Lebih dari 42.000 hektare lahan (hutan dan perkebunan) telah terbakar sejak Januari, dengan ratusan hektare dilaporkan masih terbakar di beberapa provinsi di Indonesia.

Lebih dari 6.000 petugas pemadam kebakaran, juga dibantu oleh personel polisi dan militer, telah dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di beberapa daerah di Riau, Jambi, Pekanbaru dan Kalimantan.
(mas)
Berita Terkait
8 Budaya Indonesia Pernah...
8 Budaya Indonesia Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik hingga Wayang Kulit
6 Budaya Indonesia yang...
6 Budaya Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik, Rendang hingga Reog Ponorogo
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Mengapa Lagu Indonesia...
Mengapa Lagu Indonesia Sangat Populer di Malaysia, namun Tidak Berlaku Sebaliknya?
WNI Pemegang Visa Jangka...
WNI Pemegang Visa Jangka Panjang Dilarang Masuk, Kemlu Panggil Dubes Malaysia
Malaysia Larang Masuk...
Malaysia Larang Masuk WNI Pemegang Visa Jangka Panjang
Berita Terkini
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
1 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
3 jam yang lalu
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 jam yang lalu
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
6 jam yang lalu
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
7 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved