Miliader AS Jelajahi Lima Palung Terdalam di Dunia

Rabu, 11 September 2019 - 08:04 WIB
Miliader AS Jelajahi...
Miliader AS Jelajahi Lima Palung Terdalam di Dunia
A A A
NEW YORK - Petualang asal Amerika Serikat (AS) Victor Vescovo menjadi orang pertama yang tempat paling terdalam atau palung di setiap samudera di dunia.

Petualangan akhirnya dengan submersible sejenis kapal selama berukuran kecil mampu menjelajahi Palung Molloy di Artik dengan kedalaman 5,5 km di bawah permukaan laut. Sebelumnya selama 10 bulan terakhir, dia menjelajahi dasar samudera di Pasifik, Hindia, Selatan, dan Atlantik. Vescovo dan timnya juga berkunjung lokasi tenggelamnya Titanic.

Penyelaman yang dilakukan Vescovo menggunakan deep sea vehicle (DSV) dengan bobot 12 ton bernama Limiting Factor. Itu diluncurkan dari kapal utama bernama DSSV Pressure Drop.

Ekspedisi Five Deeps yang dipimpin Vescovo berakhir pada 24 Agustus lalu ketika dia menggapai titik di Palung Molloy yang terletak 275 km di sebelah barat Kepulauan Svalbard, Norwegia. Titik kedalamannya dalam penjelajahan tunggal itu mencapai 5.550 meter. Dia pun menjadi manusia yang pertama di kedalaman tersebut.

Vescovo mengungkapkan apa yang dilakukan merupakan prestasi dari orang yang bekerja dengannya. “Segala sesuatunya telah dilaksanakan,” kata kepada BBC. “Saya menggunakan filosofi yang mengatakan, ‘ketika kita berada di sini, bukan hanya bertahan, atau harus nyaman, tetapi harus memberikan kontribusi’. Jalur yang saya pilih adalah saya melaksanakan petualangan,” ujarnya.

Dalam wawancara dengan Forbes, Victor Vescovo menggunakan uangnya sendiri untuk melakukan penjelajahan lima palung terdalam di dunia dengan dananya sendiri melalui firma Insight Equity yang telah berjalan selama 20 tahun. “”Saya pernah menjadi bankir investasi dan konsultan manajemen serta saya sebagai orang sukses,” kata miliarder ternama AS.

Dalam petualangannya keliling dunia itu, Vescovo mengajak banyak ilmuwan dan 100 robot penjelajah. Hasil penjelajahan kapal selam kecil dan robot menghasilkan pemetaan organisme laut. Tim ilmuwan Five Deeps telah menemukan lebih dari 40 spesies baru. Mereka menyusun katalog biologi dan sampel air yang sudah dianalisis di laboratorium. Mereka menganalisis air di laut dalam dari lima samudera.

Kepala ilmuwan ekspedisi Five Deeps Alan Jamieson mengungkapkan, pengukuran temperature dan kedalaman dilakukan oleh robot. “Itu digunakan untuk memahami sirkulasi laut dan memproduksi model untuk menentukan skenario iklim,” tutur ilmuwan dari Universitas Newcastle.
(Andika H Mustaqim)
(nfl)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
4 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
6 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
7 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
8 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved