Menlu Retno: Raksasa Internet Harus Lawan Penyebaran Paham Ekstremisme!

Selasa, 10 September 2019 - 12:16 WIB
Menlu Retno: Raksasa...
Menlu Retno: Raksasa Internet Harus Lawan Penyebaran Paham Ekstremisme!
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi mendorong penggunaan teknologi internet dan media untuk melawan penyebaran paham esktremisme di internet. Seruan itu disampaikan saat membuka Konferensi Regional Diplomasi Digital di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

"Teknologi internet baru dan alat media harus digunakan dalam melawan ancaman yang tumbuh dari ekstremisme kekerasan di internet," kata Retno.

"Ini adalah area yang harus dieksplorasi lebih jauh oleh komunitas internasional dan di sinilah diperlukan diplomasi untuk memastikan bahwa media sosial dan platform online dapat berkontribusi pada perang melawan ekstremisme dan terorisme yang disertai kekerasan," ujarnya.

Menlu Retno melanjutkan, pemerintah di seluruh dunia perlu melobi raksasa teknologi seperti Facebook, Google, Instagram dan Twitter untuk menyebarkan pesan damai melawan ekstremisme kekerasan dan ideologi teroris melalui platform mereka.

"Idenya sederhana, untuk menjadikan industri teknologi siap memberikan landasan bagi para pemimpin dunia, pemimpin agama, dan pemimpin komunitas untuk menyebarkan pesan toleransi dan perdamaian secara online," paparnya.

Selain untuk melawan ekstremisme, diplomat top Indonesia ini menambahkan bahwa teknologi baru dapat digunakan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi antar-negara. Menurutnya, tidak ada negara yang kebal terhadap megatren ekonomi global seperti meningkatnya ketimpangan, dampak Revolusi Industri Keempat, belum lagi ketegangan perdagangan baru-baru ini.

Diplomasi dan kerja sama, sambung Retno, telah menjadi satu-satunya cara untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

"Kita harus dapat memastikan bahwa teknologi digital digunakan untuk mengubah ekonomi kita, untuk memberdayakan karyawan kita. Diplomasi digital harus dapat menjembatani kolaborasi ekonomi. Dan mendukung lebih banyak keterbukaan dalam perekonomian kita," imbuh Menlu perempuan pertama Indonesia itu.

Menlu Retno menyerukan pemanfaatan teknologi baru untuk pengembangan kerja sama antar-negara dalam berbagai bidang.
(mas)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
13 menit yang lalu
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
2 jam yang lalu
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
4 jam yang lalu
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
5 jam yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
7 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi C-130J-30,...
Spesifikasi C-130J-30, Raksasa Langit TNI AU yang Tembus Langit Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved