Soal Come Back ke G7, Dubes Rusia: Kami Tidak Tertarik

Rabu, 04 September 2019 - 15:08 WIB
Soal Come Back ke G7,...
Soal Come Back ke G7, Dubes Rusia: Kami Tidak Tertarik
A A A
JAKARTA - Rusia mengatakan mereka tidak pernah meminta untuk kembali bergabung dalam G7. Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dalam pertemuan G7 di Prancis beberapa waktu lalu mengangkat isu kembalinya Rusia dalam kelompok tersebut. Isu ini kemudian menjadi pembahasan hangat di G7, dengan adanya perbedaan pendapat antara anggota kelompok mengenai usulan Trump tersebut.

"Kami tidak meminta untuk diajak bergabung kembali dalam G7, kami tidak terlalu tertarik dengan format ini. Kami pikir, saat ini adalah format lain yang lebih relevan dari G7, contohnya adalah G20, untuk isu global," ucapnya di Jakarta pada Rabu (4/9/2019).

"Jika kami mendapatkan proposal dari anggota G7 untuk bergabung, kami akan mempertimbangkannya. Tapi, kami tidak meminta dan tidak mengajukan hal itu, saya pikir posisinya sangat jelas," sambungnya.

Diplomat senior Rusia itu lalu menuturkan, apa yang dibahas dalam G7 menggarisbawahi bahwa isu global tidak bisa diselesaikan tanpa kehadiran Rusia dan itu sudah cukup jelas.

"Semua ini, Rusia menjadi terisoliasi dan semua sanksi terhadap Rusia, itu semua sia-sia, sekarang akal sehat mulai muncul. Jika kami diminta untuk bergabung, kami akan mempertimbangkannya," ungkapnya.

G7 adalah sebuah blok informal negara-negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Kelompok ini telah ada sejak tahun 1976 untuk menyatukan Inggris, Jerman, Italia, Kanada, AS, Prancis dan Jepang.

Pada tahun 1997, ia berganti nama menjadi G8 setelah Rusia bergabung. Namun pada tahun 2014, negara-negara Barat memutuskan untuk kembali ke format G7 setelah perkembangan di Ukraina dan memburuknya hubungan dengan Rusia.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
35 menit yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
1 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
4 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
4 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
5 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved