Bahrain Minta Warganya Tinggalkan Lebanon

Senin, 02 September 2019 - 20:40 WIB
Bahrain Minta Warganya...
Bahrain Minta Warganya Tinggalkan Lebanon
A A A
MANAMA - Pemerintah Bahrain dilaporkan telah menginstruksikan warganya di Lebanon untuk meninggalkan negara tersebut. Instruksi ini datang ditengah meningkatnya ketegangan di perbatasan Israel dan Lebanon, setelah Hizbullah dan Tel Aviv berbalas serangan, kemarin.

Kemarin, pangkalan militer Israel dihantam sejumlah rudal anti-tank kelompok Hizbullah Lebanon. Militer Zionis membalas dengan menembak sejumlah amunisi ke Lebanon selatan.

Kementerian Luar Negeri Lebanon menuturkan bahwa perkembangan situasi terbaru di perbatasan Israel dan Lebanon menciptakan ancaman keamanan. Oleh karena itu, kementerian itu meminta warganya untuk segera meninggalkan Lebanon.

"Kementerian Luar Negeri Bahrain menyerukan kepada semua warga negara di Lebanon untuk segera pergi, mengingat peristiwa dan perkembangan di negara itu yang mengharuskan setiap orang untuk mengambil tindakan pencegahan," kata kementerian itu, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (2/9).

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) mengatakan keprihatinan serius atas meningkatnya ketegangan di perbatasan Israel dan Lebanon.

"Kami mengetahui laporan-laporan ini dan khawatir tentang meningkatnya ketegangan di sepanjang perbatasan. AS sepenuhnya mendukung hak Israel untuk membela diri. Hizbullah harus menahan diri dari tindakan bermusuhan yang mengancam keamanan, stabilitas, dan kedaulatan Lebanon. Ini adalah contoh lain dari peran destabilisasi proksi Iran dalam merusak perdamaian dan keamanan di kawasan itu," kata Kementerian Luar Negeri AS.
(esn)
Berita Terkait
Giliran Akun Medsos...
Giliran Akun Medsos Asosiasi Sepakbola Bahrain Kena Serangan Siber
Perdana Menteri Bahrain...
Perdana Menteri Bahrain Meninggal Dunia
5 Fakta Mengejutkan...
5 Fakta Mengejutkan Bahrain Adalah Sahabat Dekat Israel
Raja Bahrain Tunjuk...
Raja Bahrain Tunjuk Putra Mahkota Salman Al Khalifa sebagai PM Baru
Protes Penindasan dan...
Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain
Ulama Terkemuka dan...
Ulama Terkemuka dan Oposisi Bahrain Tegaskan Tolak Normalisasi dengan Israel
Berita Terkini
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
12 menit yang lalu
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
18 menit yang lalu
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
53 menit yang lalu
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
1 jam yang lalu
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
3 jam yang lalu
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
4 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved