Korban Jeffrey Epstein Desak Pangeran Andrew Berterus Terang

Rabu, 28 Agustus 2019 - 06:21 WIB
Korban Jeffrey Epstein...
Korban Jeffrey Epstein Desak Pangeran Andrew Berterus Terang
A A A
NEW YORK - Seorang wanita yang menuduh Jeffrey Epstein melakukan pelecehan seks meminta Pangeran Andrew untuk berterus terang. Wanita itu mengaku telah dipaksa oleh Epstein untuk berhubungan seks dengan Pangeran Andrew ketika berusia 17 tahun.

Berbicara setelah sidang untuk wanita yang diduga menjadi korban setelah kematian Epstein, Virginia Giuffre mengatakan kepada wartawan Pangeran Andrew tahu apa yang dia lakukan.

Giuffre (35) mengaku ia dipaksa tiga kali berhubungan seks dengan Pangeran Andrew. Ia juga menuduh Epstein menjaganya sebagai "budak seks."

"Harapan saya dengan cepat pupus dan impian saya dicuri," ujarnya seperti dikutip dari BBC, Rabu (28/8/2019)

Giuffre mengatakan dalam deposisi pengadilan bahwa ia berusia 15 tahun yang bekerja di resor golf Mar-a-Lago di Florida ketika ia didekati oleh sosialita Inggris Ghislaine Maxwell untuk memberikan pijatan kepada Epstein.

Ketika ditanya komentar tentang Pangeran Andrew selama konferensi pers setelah sidang, Giuffre mengatakan: "Dia tahu apa yang dia lakukan dan dia bisa membuktikan hal itu. Dia tahu persis apa yang dia lakukan dan saya harap dia berterus terang tentang hal itu."

Duke of York sebelumnya telah membantah tuduhan ini.

Pangeran mengatakan adalah sebuah kekeliruan dan kesalahan bertemu dengan Epstein setelah ia dibebaskan dari penjara. Ia juga tidak pernah melihat atau mencurigai perilaku kriminal Epstein.

Baca juga:
Pangeran Inggris Bantah Mengetahui Kejahatan Seks Jeffrey Epstein
Pangeran Inggris Menyesal Kenal Jeffrey Epstein


Epstein ditemukan tidak bernyawa di sel penjaranya pada 10 Agustus lalu. Taipan berusia 66 tahun yang diketahui mempunyai hubungan dengan Presiden Donald Trump, mantan Presiden Bill Clinton dan Pangeran Andrew meninggal saat menanti persidangan tentang perdagangan seks dan tuduhan konspirasi.

Sekitar 15 penggugat berbicara selama sidang pengadilan di Kota New York atas kasusnya terhadap Epstein. Para wanita yang menjadi korban itu mengungkapkan kemarahan mereka, mengatakan Epstein telah menipu keadilan dengan mati di penjara.

Jaksa penuntut mengatakan penyelidikan sedang berlangsung dan dakwaan masih dapat diajukan terhadap rekan konspirator.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
47 menit yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
1 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
3 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
4 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
5 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
8 jam yang lalu
Infografis
Pewaris Kerajaan Inggris...
Pewaris Kerajaan Inggris Pangeran William Jadi Target Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved