Houthi Tembakkan 10 Rudal Balistik ke Bandara Saudi, 6 Ditembak Jatuh

Senin, 26 Agustus 2019 - 07:11 WIB
Houthi Tembakkan 10...
Houthi Tembakkan 10 Rudal Balistik ke Bandara Saudi, 6 Ditembak Jatuh
A A A
JIZAN - Pemberontak Houthi Yaman menembakkan sepuluh rudal balistik dengan target sebuah bandara di wilayah barat daya Arab Saudi. Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi mengaku menembak jatuh enam misil pemberontak tersebut.

Juru bicara militer Houthi dalam sebuah pernyataan mengatakan sebanyak sepuluh rudal balistik Badr-1 ditembakkan ke bandara Jizan pada hari Minggu. Serangan itu diklaim menewaskan beberapa orang dan melukai puluhan lainnya.

Juru bicara Koalisi Arab, Turki al-Malki mengonfirmasi bahwa setidaknya enam misil pemberontak Houthi diintersepsi dan dihancurkan. Dia tidak membahas perihal korban jiwa dan luka seperti yang diklaim pemberontak tersebut.

"Milisi Houthi terus menargetkan warga sipil melalui drone dan rudal balistik...(Itu) adalah tindakan agresi dan terorisme serta kejahatan perang menurut hukum humaniter internasional," kata al-Malki, dalam sebuah pernyataan yang dilansir kantor berita pemerintah Saudi, SPA, Senin (26/8/2019).

Serangan Houthi tersebut bagian dari eskalasi serangan lintas-perbatasan dalam konflik empat tahun antara pemberontak dan Koalisi Arab.

Pemberontak tersebut menguasai sebagian besar wilayah perkotaan Yaman termasuk Sanaa, ibu kota negara tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, mereka meningkatkan serangan terhadap sasaran-sasaran di Arab Saudi.

Sebagai respons, Koalisi Arab telah menargetkan situs militer milik kelompok tersebut, terutama di sekitar Sanaa.

Koalisi melakukan intervensi militer di Yaman pada tahun 2015 dalam upaya untuk mengembalikan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Pemerintah yang dipimpin Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi itu digulingkan Houthi pada akhir 2014.

Sejak itu, konflik telah menewaskan puluhan ribu orang dan mendorong jutaan orang ke jurang kelaparan. PBB menggambarkan konflik di Yaman sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Meningkatnya kekerasan telah mengancam kesepakatan yang disponsori PBB untuk gencatan senjata dan penarikan pasukan dari kota pelabuhan Hodeidah. Kota itu menjadi fokus perang pada tahun lalu ketika Koalisi Arab berusaha merebut pelabuhan yang menjadi jalur pasokan utama Houthi dan akses pendukung kehidupaan jutaan warga Yaman.
(mas)
Berita Terkait
Koalisi Arab Gempur...
Koalisi Arab Gempur Gudang Rudal Balistik Houthi di Saada Yaman
Perang yang Melibatkan...
Perang yang Melibatkan Arab Saudi dan 2 Negara Terkait Konflik
Koalisi Arab Tembak...
Koalisi Arab Tembak Jatuh Drone dan Rudal Houthi yang Menuju Arab Saudi
Saudi Klaim Telah Cegat...
Saudi Klaim Telah Cegat Hampir 1.000 Drone dan Rudal Houthi
Pemberontak Houthi Buka...
Pemberontak Houthi Buka Kembali Penerbangan PBB ke Sanaa
Kembali Serang Jazan,...
Kembali Serang Jazan, Rudal Balistik Houthi Dihancurkan Koalisi Arab
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
3 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
4 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
6 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
7 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
8 jam yang lalu
Infografis
Rudal Balistik Houthi...
Rudal Balistik Houthi Hantam Tel Aviv, 16 Warga Israel Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved