Inggris Kirim Kapal Perang Tambahan ke Teluk
Minggu, 25 Agustus 2019 - 10:48 WIB
Inggris Kirim Kapal Perang Tambahan ke Teluk
A
A
A
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris mengatakan negara itu mengirimkan kapal perang tambahan ke Teluk untuk mempertahankan kebebasan navigasi. Inggris mengirimkan kapal perang ke Teluk setelah Iran menyita sebuah kapal tanker berbendera Inggris di wilayah tersebut.
Angkatan Laut Inggris mengatakan kapal perang HMS Duncan, jenis fregat tipe 45, berlayar dari Inggris pada 12 Agustus bersama HMS Kent, yang juga menuju Teluk.
"Di mana pun panji merah terbang di seluruh dunia, Inggris tetap melindungi kebebasan navigasi kapan pun ia diuji," kata Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace seperti dikutip dari Reuters, Minggu (25/8/2019).
Ketegangan meningkat antara Iran dan Inggris setelah pasukan komando Iran menangkap sebuah kapal tanker berbendera Inggris bulan lalu. Itu terjadi setelah pasukan Inggris menangkap sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Gibraltar, yang dituduh melanggar sanksi terhadap Suriah.
Belakangan, otoritas Gibraltar telah membebaskan kapal tanker Iran Grace 1, yang kini berubah namanya menjadi Adrian Darya 1. Adrian Darya yang ditahan selama berminggu-minggu di Gibraltar membawa 2 juta barel minyak mentah yang diduga akan dikirim ke Suriah.
Angkatan Laut Inggris mengatakan kapal perang HMS Duncan, jenis fregat tipe 45, berlayar dari Inggris pada 12 Agustus bersama HMS Kent, yang juga menuju Teluk.
"Di mana pun panji merah terbang di seluruh dunia, Inggris tetap melindungi kebebasan navigasi kapan pun ia diuji," kata Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace seperti dikutip dari Reuters, Minggu (25/8/2019).
Ketegangan meningkat antara Iran dan Inggris setelah pasukan komando Iran menangkap sebuah kapal tanker berbendera Inggris bulan lalu. Itu terjadi setelah pasukan Inggris menangkap sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Gibraltar, yang dituduh melanggar sanksi terhadap Suriah.
Belakangan, otoritas Gibraltar telah membebaskan kapal tanker Iran Grace 1, yang kini berubah namanya menjadi Adrian Darya 1. Adrian Darya yang ditahan selama berminggu-minggu di Gibraltar membawa 2 juta barel minyak mentah yang diduga akan dikirim ke Suriah.
(ian)