Iran Sebut Sistem Rudal Bavar Lebih Baik dari Patriot Milik AS

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 20:32 WIB
Iran Sebut Sistem Rudal...
Iran Sebut Sistem Rudal Bavar Lebih Baik dari Patriot Milik AS
A A A
TEHERAN - Pejabat Pertahanan Iran, Brigjen Shahrokh Shahram, menyebut sistem rudal buatan dalam negerinya Bavar-373 lebih maju daripada sistem anti pesawat udara buatan Amerika Serikat (AS) Patriot.

"Bavar-373 telah dirancang dan dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan negara akan sistem pertahanan dengan jarak jauh," ujar Shahram seperti dikutip Sputnik dari kantor berita Iran, Fars, Sabtu (24/8/2019).

Ia lantas menjelaskan bahwa pengembangan Bavar-373 datang pada saat ketika Iran membutuhkan sistem rudal yang lebih kuat dari sistem rudal S-300 Rusia untuk bergulat dengan ancaman yang berkembang yang dihadapi oleh Negeri Mullah itu.

"Bavar-373 lebih baik daripada rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan sistem pertahanan udara Patriot buatan AS dalam hal karakteristik kinerja," menurut Kepala Organisasi Industri Elektronik Kementerian Pertahanan Iran ini.

Pernyataan itu disampaikannya sehari setelah Iran meluncurkan secara resmi Bavar-373 sebagai bagian dari perayaan Hari Industri Pertahanan Iran yang dihadiri oleh Presiden Hassan Rouhani. Selama upacara pembukaan, Rouhani mengatakan bahwa sistem rudal baru itu harus diintegrasikan ke dalam jaringan pertahanan rudal Iran.

Kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa sistem rudal jarak jauh Bavar-373 cocok untuk geografi Iran dengan jangkauan lebih dari 200 kilometer dan bersaing dengan sistem rudal Rusia serta AS seperti S-300 dan Patriot.

Peluncuran Bavar-373 berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah penyebaran kelompok tempur kapal induk AS di wilayah tersebut pada Mei lalu untuk mengirim "pesan langsung" ke Iran.

Ketegangan Washington-Teheran telah meningkat sejak Mei 2018 ketika Presiden Donald Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran 2015, juga dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dan menerapkan kembali sanksi ekonomi yang keras terhadap Teheran.Tepat satu tahun kemudian, Iran mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan sebagian dari kewajiban JCPOA-nya tetapi tetap berkomitmen terhadap kesepakatan itu.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Kedubes Amerika Serikat...
Kedubes Amerika Serikat di Tel Aviv Dibombardir Rudal Iran
Berita Terkini
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
46 menit yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
2 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
3 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
4 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
6 jam yang lalu
Infografis
Untuk Lawan Rusia, AS...
Untuk Lawan Rusia, AS Kirim 90 Rudal Patriot dari Israel ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved